Saham DSSA Cetak Kenaikan Tertinggi di Jajaran Big Cap, Ditutup di Rp 1.065

RE
Selasa, 25 Agustus 2026
Saham DSSA Cetak Kenaikan Tertinggi di Jajaran Big Cap, Ditutup di Rp 1.065

WARTAFINANSIAL.COM — Lonjakan harga DSSA terjadi di tengah aksi beli yang masih deras terhadap saham-saham berkapitalisasi besar. Dalam sepekan terakhir, DSSA konsisten bertengger di jajaran top 10 market cap dengan pergerakan harga paling agresif. Posisi ini menempatkan DSSA di atas penguatan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 5,39% dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang menguat 4,86% pada periode yang sama.

Faktor Pendorong Aksi Borong Saham DSSA

Minat beli terhadap DSSA tidak lepas dari persepsi pasar terhadap prospek bisnis perseroan yang terdiversifikasi, mulai dari energi, infrastruktur, hingga teknologi. Aksi korporasi dan kinerja fundamental yang solid menjadi katalis utama yang menarik investor asing untuk terus mengakumulasi saham ini.

Meski harga sudah berada di level psikologis Rp 1.000, permintaan terhadap DSSA tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Hal ini mengindikasikan bahwa investor melihat nilai intrinsik perusahaan masih lebih tinggi dibandingkan harga pasar saat ini.

Perbandingan Pergerakan dengan Emiten Big Cap Lainnya

Berikut perbandingan pergerakan harga saham berkapitalisasi besar pada perdagangan Senin (24/8):

  • DSSA: naik 5,97% ke Rp 1.065, sempat menyentuh Rp 1.100
  • AMMN: menguat 5,39%
  • BYAN: naik 4,86%

Penguatan DSSA yang melampaui kinerja AMMN dan BYAN menunjukkan bahwa sentimen positif terhadap perseroan lebih kuat dibandingkan emiten tambang dan energi lainnya. Pergerakan ini juga menjadi indikator bahwa aliran dana asing masih tertuju pada saham-saham dengan prospek pertumbuhan jangka panjang.

Prospek dan Level Harga yang Perlu Dicermati

Dengan bertahannya harga di atas Rp 1.000, DSSA kini berada di fase konsolidasi yang sehat setelah mengalami reli signifikan. Investor akan mencermati level resistensi terdekat di Rp 1.100 yang sempat disentuh secara intraday. Jika berhasil ditembus, bukan tidak mungkin harga saham akan mencari level keseimbangan baru yang lebih tinggi.

Di sisi lain, volume perdagangan yang tinggi menunjukkan partisipasi pasar yang luas. Ini menjadi sinyal positif bagi likuiditas saham DSSA, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu saham pilihan di bursa efek Indonesia.

Investasi mengandung risiko. Selalu lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Sumber: insight.kontan.co.id

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua