Penguatan Rupiah Dorong IHSG Melesat 1,68 Persen Capai Rekor Tiga Bulan

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Jumat, 21 Agustus 2026
Penguatan Rupiah Dorong IHSG Melesat 1,68 Persen Capai Rekor Tiga Bulan
Penguatan Rupiah Dorong IHSG Melesat 1,68 Persen (FOTO: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terangkat 1,68% atau 107,46 poin dalam perdagangan Kamis (20/8), posisi tertinggi dalam tempo tiga bulan terakhir atau sejak 18 Mei 2026.

Jumlah akumulasi transaksi saham menembus Rp15,81 triliun, melibatkan jual beli 78,69 miliar lembar dengan frekuensi 2,29 juta kali transaksi.

Seluruh indeks sektor bersamaan menguat, dikepalai sektor barang baku yang mencapai 3,46% dan barang konsumsi non-primer 2,16%.

PT Amman Minerals Internasional Tbk (AMMN) mencatatkan nilai transaksi tertinggi yakni Rp716,62 miliar, disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp666,31 miliar. Pergerakan saham AMMN pun naik 7,97% dan BUMI terangkat 4,40% hingga penutupan sesi.

Analis dari Sumbernya menilai sentimen mancanegara ikut menyokong laju IHSG, bersama indeks saham lainnya di kawasan Asia. Salah satunya berkat kenaikan indeks pasar modal AS dan penurunan imbal hasil US Treasury.

Selain itu, lonjakan mata uang rupiah sebesar 0,48% ke level Rp17.740/US$ dikatakan turut menopang kenaikan IHSG.

Sementara berdasar teknikal, IHSG dinilai kembali mendekati posisi MA100 dan dibantu penambahan volume.

“Sehingga diperkirakan jika IHSG bertahan di atas level MA100, maka berpotensi akan menguji level berikutnya di 6.600 serta berpotensi menutup gap di 6.700,” jelas analis dari Sumbernya, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Dari kawasan pasar berkembang Asia Pasifik, KOSPI memimpin lewat penguatan 5,89%. IHSG menyusul di posisi kedua dengan lonjakan 1,68% dan PCOMP Filipina di posisi ketiga lewat kenaikan 1,30%.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua