Nilai Rupiah Berpotensi Menguat Berkat Operasi Buyback Obligasi AS

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Kamis, 20 Agustus 2026
Nilai Rupiah Berpotensi Menguat Berkat Operasi Buyback Obligasi AS
Nilai Rupiah Berpotensi Menguat (FOTO: NET)

JAKARTA - Kurs nilai tukar rupiah atas dolar AS saat awal sesi transaksi Kamis melonjak 30 poin atau 0,17 persen menuju Rp17.810 per dolar AS, bila dibandikan penutupan sesi transaksi sebelumnya pada posisi Rp17.840 per dolar AS.

Pengamat mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan, rupiah berpeluang meneruskan tren kenaikan berbarengan melesunya dolar AS disebabkan buyback obligasi.

"Rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan tajam pada dolar AS itu sendiri setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback guna mendukung likuiditas obligasi jangka panjang," kata Lukman dari Sumbernya di Jakarta, Kamis.

Terangkatnya rupiah turut bertambah usai Bank Indonesia (BI) menetapkan menahan suku bunga acuan atau BI-Rate pada posisi 5,75 persen lewat Rapat Dewan Gubernur (RDG) saat Rabu kemarin (19/8).

BI pula memelihara suku bunga Deposit Facility senilai 4,75 persen beserta Lending Facility senilai 6,50 persen.

Berdasarkan tinjauan dorongan tersebut, Lukman memperkirakan pergerakan rupiah berkisar pada kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS pada sesi transaksi Kamis.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua