Jumat, 06 Februari 2026

Harga Perak Hari Ini Mengalami Koreksi, Momentum Potensial untuk Para Investor

Harga Perak Hari Ini Mengalami Koreksi, Momentum Potensial untuk Para Investor
Harga Perak Hari Ini Mengalami Koreksi, Momentum Potensial untuk Para Investor

JAKARTA - Update harga perak hari ini menunjukkan koreksi yang cukup tajam di pasar global. 

Perdagangan logam mulia, termasuk perak, mengalami tekanan jual yang tinggi setelah anjloknya harga emas dunia. Koreksi ini menandai sentimen hati-hati dari para investor terhadap volatilitas pasar logam mulia.

Harga spot perak berada dalam kisaran $67,13 hingga $73,13 per troy ons. Indikator teknikal menunjukkan sinyal jual kuat atau strong sell, dipicu penguatan indeks Dollar AS. Penguatan dolar membuat logam mulia menjadi kurang menarik bagi investor internasional, sehingga harga perak tertekan.

Baca Juga

Prudential Syariah Fokus Perlindungan dan Perencanaan Finansial Lintas Mata Uang Keluarga

Analisis teknikal menunjukkan bahwa koreksi ini merupakan bagian dari siklus pasar yang wajar. Pasar logam mulia kerap mengalami fluktuasi tajam akibat aksi ambil untung atau profit taking. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa investasi logam mulia memerlukan strategi dan pemantauan pasar yang cermat.

Estimasi Harga Perak di Indonesia

Di pasar domestik, harga perak mengikuti fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta harga spot global. Perdagangan perak di pengecer lokal seperti Antam atau SRH menunjukkan variasi harga yang cukup lebar. Estimasi harga perak murni per gram berada di kisaran Rp54.500 hingga Rp153.100.

Perak batangan 100 gram diperkirakan bernilai antara Rp7.700.000 hingga Rp11.487.500. Sementara perak batangan 1 kilogram diperkirakan mencapai Rp61.959.700 hingga Rp92.060.000. Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh biaya cetak, sertifikat, dan margin pedagang di masing-masing gerai fisik.

Fluktuasi harga domestik juga mencerminkan sentimen global yang berimbas ke pasar lokal. Investor yang memantau perak untuk tujuan investasi harus mempertimbangkan faktor kurs, harga spot, dan biaya tambahan. Estimasi harga ini memberikan gambaran umum, meski transaksi aktual bisa bervariasi antar pedagang.

Faktor Pemicu Penurunan

Penurunan tajam perak hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pertama, efek domino dari koreksi emas yang menjadi acuan pasar logam mulia. Ketika emas melemah, investor biasanya melakukan penyesuaian portofolio yang memengaruhi perak.

Kedua, aksi ambil untung setelah kenaikan harga perak jangka panjang. Profit taking ini menyebabkan tekanan jual lebih besar di pasar spot. Ketiga, kondisi ekonomi global yang membaik mendorong investor beralih dari aset safe haven ke instrumen yang lebih berisiko.

Kondisi ini menunjukkan hubungan erat antara pergerakan emas dan perak. Investor harus memahami bahwa faktor teknikal, sentimen pasar, dan kondisi ekonomi makro memengaruhi harga perak secara bersamaan. Strategi perdagangan yang tepat memerlukan pemahaman menyeluruh atas semua faktor ini.

Strategi Investor dan Peluang Pasar

Koreksi harga perak tidak selalu menjadi kabar buruk bagi investor. Momentum penurunan dapat dimanfaatkan untuk membeli logam mulia dengan harga lebih rendah. Bagi yang menargetkan diversifikasi portofolio, perak tetap menjadi instrumen investasi menarik dalam jangka panjang.

Investor disarankan memantau pergerakan harga spot dan indeks Dollar AS secara berkala. Fluktuasi pasar memberi peluang untuk membeli saat harga relatif rendah dan menjual saat harga kembali meningkat. Dengan strategi disiplin, koreksi pasar bisa menjadi momen yang menguntungkan.

Selain itu, perak juga digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas pasar. Kepemilikan logam mulia memberikan stabilitas bagi portofolio yang terdiversifikasi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa meski harga terkoreksi, potensi perak tetap relevan untuk tujuan investasi jangka panjang.

Outlook Pasar dan Prospek Ke Depan

Update harga perak hari ini menegaskan bahwa pasar logam mulia sangat dinamis. Pergerakan harga dipengaruhi oleh faktor global dan domestik secara bersamaan, termasuk nilai tukar rupiah dan permintaan industri. Prospek perak tetap menarik bagi investor yang memperhatikan peluang jangka panjang dan diversifikasi aset.

Pelemahan perak juga memberikan ruang bagi strategi pembelian bertahap. Investor dapat memanfaatkan harga rendah untuk akumulasi logam mulia. Dengan pengelolaan risiko yang tepat, koreksi ini bisa menjadi peluang emas untuk membangun portofolio yang lebih kuat.

Akhirnya, pasar perak mencerminkan keseimbangan antara volatilitas jangka pendek dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Investor yang memahami tren teknikal, sentimen pasar, dan kondisi ekonomi global dapat memanfaatkan peluang. 

Update harga perak hari ini menjadi pengingat bahwa investasi logam mulia memerlukan perencanaan matang dan strategi disiplin.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Syarat KUR Mandiri 2026: Hadir dengan Pinjaman Rp50 Juta untuk UMKM Nasional

Syarat KUR Mandiri 2026: Hadir dengan Pinjaman Rp50 Juta untuk UMKM Nasional

Harga Emas Perhiasan Stabil, Meningkatkan Kepercayaan Investor dan Konsumen Pasar

Harga Emas Perhiasan Stabil, Meningkatkan Kepercayaan Investor dan Konsumen Pasar

Update Harga Buyback Emas Galeri 24 dan UBS Hari Ini Tetap Stabil

Update Harga Buyback Emas Galeri 24 dan UBS Hari Ini Tetap Stabil

BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Tetap Solid Meski Moodys Pangkas Outlook

BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Tetap Solid Meski Moodys Pangkas Outlook

Industri Pergadaian 2025 Tunjukkan Laju Penyaluran Pembiayaan Mencatat Rekor Baru

Industri Pergadaian 2025 Tunjukkan Laju Penyaluran Pembiayaan Mencatat Rekor Baru