Zulkifli Hasan Pastikan Harga Sembako Makassar Stabil Menjelang Ramadan 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - Menjelang bulan Ramadan, perhatian masyarakat biasanya tertuju pada pergerakan harga kebutuhan pokok.
Kondisi pasar menjadi indikator penting untuk melihat kesiapan daerah menghadapi lonjakan permintaan. Di Makassar, situasi tersebut justru menunjukkan kestabilan yang cukup menenangkan.
Zulhas Sebut Harga Sembako di Makassar Stabil Jelang Ramadan, Duga Karena Pengaruh MBG. Pernyataan ini disampaikan setelah peninjauan langsung ke pasar tradisional. Hasil pantauan menunjukkan harga kebutuhan pokok masih terkendali.
Baca JugaPrabowo Subianto Ingin Perjanjian Sertifikasi Profesi Antara Indonesia Dan Australia Diperluas
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas melakukan kunjungan kerja dan meninjau harga pangan di Pasar Tradisional Pa’baeng-baeng, Kota Makassar Sulawesi Selatan. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan. Peninjauan tersebut menjadi dasar pernyataannya mengenai kondisi harga.
Harga Pangan di Bawah Rata-Rata Nasional
Usai melakukan peninjauan pasar, Zulkifli Hasan menyampaikan hasil pengamatannya. Ia menilai harga sembako di Makassar berada dalam kondisi yang cukup baik. Bahkan, nilainya berada di bawah rata-rata nasional.
"Jadi di sini harganya di bawah rata-rata nasional," kata Zulkifli Hasan. Pernyataan ini disampaikan secara langsung di lokasi pasar. Hal tersebut mencerminkan kondisi ekonomi pangan daerah yang relatif stabil.
Ia merinci bahwa sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga terjangkau. Kondisi ini berbeda dibandingkan beberapa daerah lain. Salah satu komoditas yang menonjol adalah cabai.
Cabai Murah dan Ayam di Bawah HET
Harga cabai di Makassar dinilai jauh lebih murah dibandingkan daerah lain. Hal ini menjadi sorotan karena cabai sering mengalami lonjakan harga menjelang Ramadan. Namun kondisi tersebut tidak terjadi di Makassar.
"Harga stabil. Yang murah sekali di sini cabai. Cabai keriting Rp 20 ribu per kilogram, cabai besar juga Rp 20 ribu. Cabai rawit memang agak mahal, tapi sekitar Rp 50 ribu,” ujarnya. Rincian ini menunjukkan variasi harga cabai masih dalam batas wajar. Stabilitas ini memberi keuntungan bagi konsumen.
Selain cabai, harga daging ayam ras juga tergolong aman. Harga ayam masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat.
"Kalau ayam masih di bawah HET, Rp33 ribu. Di Jawa biasanya Rp36 ribu per kilo," jelasnya. Perbandingan ini menunjukkan perbedaan harga antarwilayah. Makassar dinilai lebih kompetitif.
Harga Telur Masih Terkendali
Selain ayam dan cabai, telur ayam juga menjadi perhatian. Telur merupakan kebutuhan penting masyarakat. Harganya sering menjadi indikator stabilitas pangan.
Zulkifli Hasan menyebut harga telur di Makassar masih relatif terkendali. Telur dijual sekitar Rp55 ribu per dua kilogram. Angka ini masih dinilai aman.
"Kalau di Jawa rata-rata Rp29 ribu sampai Rp30 ribu per kilo," katanya. Perbandingan ini memperlihatkan harga telur Makassar tidak melonjak signifikan. Kondisi tersebut membantu menjaga daya beli masyarakat.
Pengaruh Program Makan Bergizi Gratis
Stabilnya harga pangan di Makassar diduga memiliki keterkaitan dengan pola konsumsi masyarakat. Salah satu faktor yang disebut adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Program ini dinilai memengaruhi permintaan bahan pangan tertentu.
Menurut Zulkifli, program MBG di Makassar lebih banyak menggunakan ikan. Penggunaan ikan sebagai sumber protein dianggap mengurangi tekanan pada komoditas lain. Hal ini turut membantu menjaga harga tetap stabil.
"Mungkin di sini program MBG-nya pakai ikan, karena kalau pakai telur pasti harganya naik," imbunya. Pernyataan ini menunjukkan hubungan antara kebijakan dan kondisi pasar. Strategi tersebut dinilai efektif menjaga keseimbangan harga.
Stok Beras Aman Menjelang Ramadan
Selain harga, ketersediaan stok juga menjadi perhatian utama. Beras sebagai bahan pokok utama masyarakat harus tersedia dalam jumlah cukup. Kondisi stok menjadi faktor penting menghadapi Ramadan.
Zulkifli Hasan memastikan stok beras di Sulawesi Selatan dalam kondisi aman. Cadangan beras tercatat mencapai sekitar 500 ribu ton. Jumlah ini dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Beras banyak, harga beras stabil menjelang Ramadan dan stoknya cukup. Jadi aman," tegasnya. Pernyataan ini memberikan kepastian kepada masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan kesiapan daerah menghadapi peningkatan kebutuhan.
Secara keseluruhan, hasil peninjauan menunjukkan situasi pangan Makassar cukup terkendali. Harga sembako relatif stabil dan stok tersedia. Kondisi ini diharapkan dapat terus terjaga hingga Ramadan berlangsung.
Kestabilan ini memberikan rasa aman bagi masyarakat. Pemerintah terus memantau pergerakan harga dan pasokan. Langkah tersebut penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi pangan daerah.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pesan Tegas Presiden Prabowo Subianto Untuk Pertumbuhan Pasar Modal Indonesia Maju
- Jumat, 06 Februari 2026
GAC Banting Harga Mobil Listrik Aion Puluhan Juta Di IIMS Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Jumat, 06 Februari 2026
Wali Kota Lis Upayakan Kembali Normalnya Jadwal Penerbangan Garuda Di Tanjungpinang
- Jumat, 06 Februari 2026
Bupati Biak Numfor Memastikan Bulan Maret Penerbangan Perdana Rute Biak Sorong
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
GAC Banting Harga Mobil Listrik Aion Puluhan Juta Di IIMS Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Jumat, 06 Februari 2026
Wali Kota Lis Upayakan Kembali Normalnya Jadwal Penerbangan Garuda Di Tanjungpinang
- Jumat, 06 Februari 2026
Bupati Biak Numfor Memastikan Bulan Maret Penerbangan Perdana Rute Biak Sorong
- Jumat, 06 Februari 2026
Kemenperin Godok Insentif Kendaraan Listrik Dan Hybrid Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Jumat, 06 Februari 2026




.jpeg)



