Kamis, 05 Februari 2026

Overthinking dan Kesehatan Mental: Cara Memahami serta Mengelolanya dengan Tepat

Overthinking dan Kesehatan Mental: Cara Memahami serta Mengelolanya dengan Tepat
Overthinking dan Kesehatan Mental: Cara Memahami serta Mengelolanya dengan Tepat

JAKARTA - Istilah overthinking sering digunakan untuk menggambarkan pola pikir yang berulang dan sulit dihentikan. 

Seseorang dapat terus menganalisis berbagai kemungkinan dengan menghabiskan banyak energi mental. Kondisi ini kerap berujung pada stres, kecemasan, ketakutan, atau perasaan negatif lainnya.

Di media sosial, overthinking sering dibahas dan bahkan diberi label sebagai gangguan mental. Banyak orang menganggap siapa pun yang tenggelam dalam pikirannya sendiri sedang mengalami masalah kejiwaan. Anggapan tersebut memunculkan pertanyaan apakah overthinking benar-benar merupakan gangguan mental.

Baca Juga

10 Rekomendasi Hotel di Balikpapan dengan Fasilitas yang Beragam!

Fenomena ini membuat pentingnya pemahaman yang lebih utuh mengenai overthinking. Tidak semua pola pikir berulang dapat disamakan dengan kondisi klinis. Diperlukan sudut pandang psikologis agar penilaian tidak menjadi keliru.

Overthinking Bukan Diagnosis Gangguan Mental

Dalam kajian kesehatan mental, overthinking bukanlah diagnosis gangguan mental. Overthinking lebih sering dipahami sebagai gejala yang dapat muncul pada kondisi tertentu seperti gangguan kecemasan dan depresi. Artinya, keberadaan overthinking tidak otomatis menunjukkan adanya gangguan jiwa.

Secara alami, manusia memiliki dorongan untuk memahami dan mengendalikan situasi hidupnya. Setiap peristiwa yang dialami akan diinterpretasikan oleh otak dan memicu respons emosional. Proses ini merupakan bagian normal dari fungsi psikologis manusia.

Overthinking muncul ketika pikiran terus bergulat dengan berbagai kemungkinan secara berlebihan. Jika interpretasi terhadap situasi selalu bersifat negatif, perasaan tidak nyaman akan semakin menguat. Inilah yang membuat overthinking terasa melelahkan secara mental.

Perbedaan Overthinking dan Proses Koping

Berpikir tentang masalah tidak selalu berarti mengalami gangguan mental. Saat seseorang merencanakan solusi dan mempertimbangkan pilihan, itu merupakan bagian dari mekanisme koping. Mekanisme ini membantu individu menghadapi situasi yang menimbulkan stres.

Koping tidak hanya melibatkan pikiran, tetapi juga tindakan nyata untuk mengatasi masalah. Proses ini biasanya memiliki arah yang jelas menuju penyelesaian. Dengan demikian, berpikir mendalam tidak selalu berdampak negatif.

Berbeda dengan koping, overthinking ditandai pola pikir negatif yang berulang tanpa solusi. Pikiran hanya berputar pada masalah tanpa menghasilkan keputusan. Kondisi ini membuat individu terjebak dalam kecemasan yang berlarut-larut.

Konsep Overthinking dalam Perspektif Psikologi

Dalam bidang psikologi, istilah overthinking bukan terminologi klinis resmi. Namun, terdapat konsep lain yang digunakan untuk menjelaskan proses berpikir ini. Dua di antaranya adalah ruminasi dan over-analysis.

Ruminasi merupakan pola pikir berulang yang hanya berfokus pada masalah. Individu terus memikirkan situasi tanpa bergerak menuju penyelesaian. Hal ini membuat beban emosional semakin berat.

Sementara itu, over-analysis terjadi ketika seseorang menganalisis situasi dari terlalu banyak sudut pandang. Individu merasa perlu mempertimbangkan semua kemungkinan secara mendalam. Akibatnya, pengambilan keputusan menjadi terhambat.

Dampak Psikologis dari Pola Pikir Berulang

Pola pikir ruminatif diketahui dapat meningkatkan risiko kecemasan dan depresi. Pikiran yang berulang memperlebar jarak antara kondisi saat ini dan harapan yang belum tercapai. Kesenjangan ini menimbulkan tekanan emosional yang signifikan.

Ketika individu terus memikirkan target yang belum terwujud, perasaan gagal dapat muncul. Pikiran negatif yang menetap membuat suasana hati semakin menurun. Dalam jangka panjang, kondisi ini memengaruhi kesejahteraan mental.

Overthinking juga dapat menguras energi psikologis seseorang. Fokus berlebihan pada masalah membuat kemampuan menikmati momen berkurang. Dampaknya, kualitas hidup secara keseluruhan ikut menurun.

Pendekatan Terapi untuk Mengatasi Overthinking

Pendekatan terapi psikologis menjadi salah satu cara efektif mengatasi overthinking. Terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioral therapy dikenal luas dalam menangani kecemasan dan depresi. Pendekatan ini berfokus pada hubungan antara pikiran, emosi, dan perilaku.

Terapi ini membantu individu mengenali pikiran otomatis yang tidak rasional. Setelah disadari, pola pikir tersebut dapat dimodifikasi menjadi lebih realistis. Proses ini membantu mengurangi intensitas overthinking.

Selain itu, terapi juga mengajarkan strategi koping yang lebih adaptif. Individu belajar cara meredakan kecemasan dan menghadapi stres secara sehat. Dengan demikian, overthinking tidak lagi mendominasi kehidupan sehari-hari.

Menyebut overthinking sebagai gangguan mental secara langsung merupakan penyederhanaan yang keliru. Overthinking lebih tepat dipahami sebagai gejala yang dapat menyertai masalah kesehatan jiwa. Pemahaman yang tepat membantu menghindari stigma yang tidak perlu.

Jika overthinking mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, perhatian khusus perlu diberikan. Kondisi ini dapat menjadi sinyal untuk mencari bantuan profesional. Dukungan yang tepat membantu individu mencapai keseimbangan mental yang lebih baik.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Panduan Lengkap Minum Vitamin yang Benar untuk Tubuh Lebih Sehat dan Kuat

Panduan Lengkap Minum Vitamin yang Benar untuk Tubuh Lebih Sehat dan Kuat

G-Dragon Dipercaya Menjadi Headliner Festival Musik Internasional di Dubai

G-Dragon Dipercaya Menjadi Headliner Festival Musik Internasional di Dubai

Manfaat Minum Air di Pagi Hari untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Alami

Manfaat Minum Air di Pagi Hari untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Secara Alami

Lee Sung Kyung Pertimbangkan Tawaran Bintangi Drama Baru Berjudul Swan Laundry

Lee Sung Kyung Pertimbangkan Tawaran Bintangi Drama Baru Berjudul Swan Laundry

Rekomendasi Es Teler Favorit di Yogyakarta Jadi Pilihan Wisatawan dan Warga Lokal

Rekomendasi Es Teler Favorit di Yogyakarta Jadi Pilihan Wisatawan dan Warga Lokal