Harga Minyak Global Bergerak Dinamis di Tengah Ketegangan Geopolitik Dunia
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - Pergerakan harga minyak dunia kembali menunjukkan dinamika yang fluktuatif setelah sempat mengalami kenaikan.
Pasar merespons berbagai perkembangan geopolitik dan data pasokan yang saling berlawanan. Kondisi ini membuat pelaku pasar mencermati arah harga dengan lebih hati-hati.
Harga minyak sedikit menurun setelah muncul laporan lanjutan terkait pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Sebelumnya, pasar sempat merespons kabar pembatalan dialog tersebut. Perubahan informasi ini menjadi faktor utama yang memengaruhi sentimen perdagangan.
Baca JugaPemerintah Mempercepat Pembangunan Jalan Akses Merauke Guna Mendukung Program Food Estate
Di sisi lain, data industri Amerika Serikat memberikan dukungan tersendiri terhadap harga minyak. Persediaan minyak yang menyusut secara tak terduga menahan tekanan penurunan. Kombinasi faktor geopolitik dan pasokan membuat harga bergerak terbatas.
Pergerakan Harga Minyak Terbaru
Pada perdagangan pertengahan pekan, harga minyak menunjukkan koreksi ringan. Harga minyak Brent berjangka untuk April tercatat naik 1,9 persen menjadi USD68,61 per barel. Sebelumnya, harga sempat menyentuh level USD69,75 per barel.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate berjangka juga mengalami penguatan. Kontrak WTI naik 1,7 persen menjadi USD64,27 per barel. Kenaikan ini mencerminkan sentimen pasar yang masih relatif positif.
Meski demikian, pergerakan harga tidak lepas dari ketidakpastian. Investor terus memantau perkembangan politik global. Fluktuasi diperkirakan masih akan terjadi dalam waktu dekat.
Dinamika Pembicaraan Nuklir AS dan Iran
Isu pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi sorotan utama. Laporan awal menyebutkan dialog tersebut gagal dilanjutkan. Penyebabnya adalah perbedaan pandangan terkait lokasi dan format pertemuan.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan pembicaraan kembali dijadwalkan. Beberapa pemimpin Arab dan Muslim disebut mendorong agar dialog tetap berlanjut. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas kawasan.
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa pembicaraan akan digelar di Muscat. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat. Konfirmasi ini memberi sinyal positif bagi pasar energi.
Ketegangan Militer di Timur Tengah
Di tengah upaya diplomasi, situasi keamanan kawasan tetap memanas. Laporan menyebutkan Amerika Serikat menembak jatuh sebuah drone Iran. Insiden itu terjadi saat drone mendekati kapal induk AS di Laut Arab.
Selain itu, sekelompok kapal perang Iran terlihat mendekati kapal tanker berbendera AS. Peristiwa tersebut terjadi di Selat Hormuz yang strategis. Kawasan ini menjadi jalur penting distribusi minyak dunia.
Presiden AS Donald Trump kembali menyampaikan ancaman tindakan militer. Ia menegaskan langkah tersebut akan diambil jika Iran tidak memenuhi tuntutan. Teheran pun memperingatkan akan memberikan respons keras.
Dampak Ketegangan terhadap Pasokan Minyak
Peningkatan aktivitas militer di Timur Tengah memicu kekhawatiran pasar. Gangguan pasokan minyak dari kawasan tersebut menjadi perhatian utama. Kekhawatiran inilah yang menopang harga minyak dalam beberapa sesi terakhir.
Selat Hormuz memegang peran vital dalam perdagangan energi global. Setiap eskalasi konflik berpotensi menghambat arus pasokan. Pasar biasanya merespons dengan kenaikan harga.
Ketidakpastian geopolitik membuat pelaku pasar bersikap defensif. Mereka cenderung memperhitungkan risiko pasokan. Situasi ini menjaga harga tetap bertahan meski ada tekanan lain.
Penurunan Persediaan Minyak Amerika Serikat
Selain faktor geopolitik, data pasokan dari Amerika Serikat turut memengaruhi harga. Laporan industri menunjukkan penurunan persediaan minyak yang signifikan. Angka tersebut jauh di luar perkiraan pasar.
Persediaan minyak AS dilaporkan menyusut 11,1 juta barel. Sebelumnya, pasar justru memperkirakan adanya peningkatan sebesar 0,7 juta barel. Selisih ini memberi kejutan positif bagi harga minyak.
Data tersebut biasanya menjadi indikasi awal tren pasokan resmi. Penurunan besar ini memberikan sentimen bullish. Harga minyak pun mendapat dukungan tambahan.
Cuaca Ekstrem Ganggu Produksi Energi
Penurunan persediaan minyak AS tidak terlepas dari faktor cuaca. Gelombang dingin ekstrem melanda sejumlah wilayah. Kondisi ini mengganggu aktivitas produksi minyak.
Selain produksi, ekspor dari pantai Teluk juga terdampak. Gangguan logistik memperketat pasokan ke pasar global. Dampak ini terasa dalam beberapa pekan terakhir. Cuaca ekstrem menjadi variabel penting dalam pergerakan harga. Pasar energi sangat sensitif terhadap gangguan produksi. Situasi ini memperkuat posisi harga minyak.
Prospek Harga Minyak ke Depan
Kombinasi faktor geopolitik dan pasokan membentuk arah harga minyak. Selama ketegangan Timur Tengah berlanjut, risiko pasokan tetap ada. Hal ini berpotensi menopang harga dalam jangka pendek.
Namun, perkembangan diplomasi juga dapat mengubah arah pasar. Jika pembicaraan nuklir menghasilkan kemajuan, tekanan harga bisa muncul. Pasar akan terus bereaksi terhadap setiap sinyal baru.
Dalam kondisi saat ini, volatilitas masih menjadi ciri utama. Investor diharapkan mencermati berbagai indikator global. Harga minyak diperkirakan tetap bergerak dinamis.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
KAI Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran dengan Strategi Tambahan Kereta Api
- Kamis, 05 Februari 2026
Penyeberangan Lancar, Kapal Ferry Aceh Hebat 3 Tingkatkan Konektivitas Antar Pulau
- Kamis, 05 Februari 2026
DAMRI Bandara YIA Tingkatkan Pelayanan Transportasi Publik Demi Kenyamanan Penumpang
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Badan Standardisasi Nasional Membangun Ekosistem Perumahan Di Indonesia Guna Mendorong Properti
- Kamis, 05 Februari 2026
Pemerintah Kota Menawarkan Skema Menarik Untuk Mendapatkan Rumah Murah Bagi Masyarakat
- Kamis, 05 Februari 2026
Transformasi Bank BTN Menopang Mimpi Rumah Bangsa Melalui Inovasi Digital Terkini
- Kamis, 05 Februari 2026
Rekomendasi Festival Musik Bergengsi Pilihan Milly Rangga Serta Cinta Yang Memikat
- Kamis, 05 Februari 2026
Harga BBM Pertamina Februari 2026 Disesuaikan di Sejumlah Wilayah Indonesia
- Kamis, 05 Februari 2026












