WARTAFINANSIAL.COM — Luas lubang ozon di Antartika menyusut dari 29,9 juta kilometer persegi pada 2000 menjadi 22,4 juta kilometer persegi pada 2024, bukti nyata kerja sama global mampu membalikkan kerusakan ekologis. Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menilai capaian itu harus dijaga dari rumah masing-masing, mulai dari merawat AC hingga memilih teknisi bersertifikasi.
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengajak masyarakat menjadikan pelestarian lapisan ozon sebagai fondasi Indonesia yang sehat, mandiri, dan kompetitif. Ajakan itu disampaikannya di Bekasi, Rabu, dengan menekankan bahwa persoalan ozon bukan sekadar isu lingkungan, melainkan bagian dari pertumbuhan ekonomi berwawasan lingkungan.
Menurut Jumhur, pemulihan lapisan ozon bumi terus berjalan seiring kemajuan teknologi yang mampu menekan penggunaan bahan perusak ozon (BPO). Ia menyebut dunia tidak menyerah pada bayangan radiasi ultraviolet yang membakar kulit dan memicu kanker, melainkan bergerak serentak membatasi chlorofluorocarbon, hydrochlorofluorocarbon, dan hydrofluorocarbon.
Lubang Ozon Antartika Menyusut 7,5 Juta Kilometer Persegi
Data pemantauan ozon NASA yang dikutip Jumhur menunjukkan luas lubang maksimum harian di Antartika pernah menyentuh 29,9 juta kilometer persegi pada 2000. Angka itu turun signifikan menjadi 22,4 juta kilometer persegi pada 2024.
"Tren penurunan ini diharapkan terus berlanjut sebagai pesan kuat bahwa kolaborasi global mampu mengatasi krisis lingkungan," ucapnya.
Jumhur menempatkan capaian tersebut dalam kerangka visi Asta Cita Presiden yang mendorong pertumbuhan ekonomi berwawasan lingkungan. Baginya, keberhasilan protokol internasional menekan BPO adalah bukti bahwa ambang kehancuran ekologis masih bisa dibalikkan lewat tindakan kolektif.
Merawat AC hingga Memilih Teknisi Bersertifikasi
Dari tatanan global, Jumhur membawa persoalan ozon ke level rumah tangga. Ia merinci empat langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap keluarga untuk menekan kebocoran gas refrigeran ke atmosfer.
- Merawat perangkat pendingin seperti AC dan kulkas secara berkala agar tetap bekerja optimal.
- Memilih teknisi peralatan pendingin bersertifikasi, karena teknisi kompeten memastikan tidak ada gas refrigeran yang bocor saat perbaikan.
- Menjadi konsumen cerdas dengan membeli perangkat pendingin berlogo bebas CFC/HCFC serta hemat energi.
- Mengatur suhu AC di angka nyaman 24 derajat celsius, bukan pada suhu ekstrem seperti 18 derajat yang memicu pemborosan energi dan mengganggu kesehatan tidur.
Soal suhu AC, Jumhur menyoroti kebiasaan menurunkan suhu serendah mungkin sebagai bentuk pemborosan yang tidak perlu. Menurutnya, pendinginan berlebihan justru berdampak pada kesehatan, termasuk gangguan tidur, tanpa manfaat tambahan bagi kenyamanan ruangan.
"Langkah-langkah tersebut sekilas terlihat sederhana. Namun, jika gerakan merawat AC ini dilakukan secara kolektif oleh puluhan juta keluarga di Indonesia, dampak kesejukan yang diberikan bagi masa depan bumi akan sangat luar biasa," kata dia.
Dampak Kolektif Puluhan Juta Keluarga
Jumhur menegaskan bahwa skala perubahan hanya akan terasa jika praktik baik itu menjadi kebiasaan massal. Puluhan juta keluarga yang merawat perangkat pendinginnya secara benar dinilainya mampu memberi kontribusi nyata bagi pengurangan emisi gas perusak ozon di atmosfer.
Ajakan ini juga menyentuh sisi ekonomi rumah tangga. Perangkat pendingin yang dirawat berkala dan diatur pada suhu wajar mengonsumsi listrik lebih sedikit, sehingga tagihan energi bulanan ikut tertekan di tengah harga energi yang fluktuatif.
Pemerintah menempatkan pengendalian BPO sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam perjanjian internasional lingkungan. Langkah rumah tangga yang dipaparkan Jumhur berfungsi sebagai ujung hilir dari rangkaian kebijakan tersebut, mulai dari pengawasan impor refrigeran hingga sertifikasi teknisi.
Bagi warga, empat langkah itu bisa dimulai tanpa biaya tambahan. Merawat AC, memilih teknisi bersertifikat, membeli perangkat hemat energi, dan mengatur suhu di 24 derajat celsius menjadi cara paling langsung untuk ikut menjaga lapisan ozon dari ruang keluarga.