Fenomena Warga Swiss Menjadi Ateis Supaya Terbebas Tagihan Pajak Gereja

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Senin, 14 September 2026
Fenomena Warga Swiss Menjadi Ateis Supaya Terbebas Tagihan Pajak Gereja
Fenomena Warga Swiss Menjadi Ateis (FOTO: NET)

JAKARTA - Swiss merupakan sebuah negara yang memiliki tarif pajak terbilang tinggi di dunia. Salah satu jenis iuran yang berlaku di negara tersebut yakni pajak gereja atau church tax.

Ketentuan pajak gereja bahkan mengakibatkan sebagian masyarakat akhirnya memutuskan untuk menjadi ateis guna menghindari beban iuran tersebut.

Jumlah iuran tersebut berbeda-beda tergantung kanton daerah tempat tinggal.

Pajak ini ditujukan bagi setiap orang yang terdaftar sebagai anggota gereja yang diakui negara, dengan persentase antara 1% hingga 3%.

Satu-satunya cara agar tidak membayar iuran tersebut yakni dengan mengundurkan diri dari gereja.

Sesuai laporan media lokal Le News, pada 2023 ada 67.497 orang mundur dari Gereja Katolik di Swiss.

Peningkatan tersebut hampir dua kali lipat dibanding 2022.

Mengenai gereja Protestan, kurang lebih 39.517 orang secara resmi mundur dari gereja pada tahun yang sama.

Jika dijumlahkan, terdapat sekitar 100.000 orang yang mengundurkan diri dari gereja pada 2023.

Informasi dari Institut Sosiologi Pastoral Swiss (SPI) mengindikasikan area dengan gerakan keluar dari gereja tertinggi berada di Basel-Stadt dengan angka 4,5%.

Area yang berlokasi di Swiss utara tersebut memiliki mekanisme "berhenti dari keanggotaan gereja" yang memungkinkan warga tidak membayar pajak gereja.

Kendati data resmi tidak selalu mencantumkan sebab kenapa orang mengundurkan diri dari gereja, statistik menandakan di area di mana ada pajak gereja, persentase orang yang meninggalkan Kristus cenderung lebih tinggi, menurut laporan dari Sumbernya.

Selain faktor pajak, pendorong lainnya yang membuat orang mengundurkan diri dari gereja meliputi sekularisme hingga skandal di lingkungan rumah ibadah.

Riset dan data demografis memperlihatkan kian banyak masyarakat Swiss yang mengidentifikasi diri sebagai ateis (sekitar ~34% dari populasi pada 2022).

Data ini mengindikasikan banyak orang benar-benar memisahkan diri dari agama, terlepas dari urusan pajak atau tidak.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua