Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Atas Dolar AS Sesi Perdagangan 15 Juni 2026

MO
Moch Febrianto

Editor: yoga susila utama

Jumat, 11 September 2026
Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Atas Dolar AS Sesi Perdagangan 15 Juni 2026
Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Atas Dolar AS (FOTO: NET)

JAKARTA - Pergerakan rupiah atas dolar Amerika Serikat diperkirakan berjalan fluktuatif tetapi berisiko menyusut pada rentang Rp17.800 sampai Rp17.950 dalam transaksi hari ini, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan pencatatan dari sumbernya, pada waktu penutupan transaksi pekan lalu, Jumat (12/6) rupiah dicatat menguat sebesar 0,62% ke angka Rp17.865 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyatakan kenaikan rupiah dipicu oleh membaiknya persepsi pasar dunia dan domestik, utamanya seiring melesatnya ekspektasi tercapainya perdamaian antara AS serta Iran.

Menurut pandangannya, keyakinan atas potensi kesepakatan di Timur Tengah menjadi penggerak utama yang mendorong kenaikan nilai mata uang berkembang, termasuk rupiah.

Menurunnya risiko geopolitik dipandang mampu meredam gejolak pasar finansial global dan membuka peluang bagi modal asing kembali mengalir ke aset berisiko.

Dari kawasan dalam negeri, situasi sosial maupun politik yang relatif tenang ikut menopang langkah rupiah.

Gelombang aksi demonstrasi yang bergulir hingga saat ini masih berjalan aman sehingga tidak menimbulkan kepanikan berlebih pada investor.

"Untuk pekan depan, rupiah diperkirakan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan selama sentimen positif terkait upaya perdamaian AS-Iran tetap terjaga. Namun, pasar tetap mewaspadai kemungkinan perubahan sikap atau perkembangan geopolitik yang dapat mengubah ekspektasi investor secara cepat," ujar Lukman, Jumat (12/6/2026).

Selain dorongan eksternal, konsentrasi para pelaku pasar juga bakal tertuju pada pertemuan Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pekan depan.

Otoritas moneter diprediksi kembali menaikkan tingkat suku bunga acuan sebagai langkah mempertahankan stabilitas kurs rupiah dan meredam gejolak dari ketidakpastian pasar global.

Langkah kenaikan suku bunga BI berpeluang meningkatkan daya tarik pasar keuangan dalam negeri sekaligus memperkuat persepsi positif untuk rupiah di tengah kondisi pasar internasional.

Dengan perpaduan sentimen global yang lebih stabil dan dukungan arah kebijakan moneter domestik, rupiah diprediksi berjalan pada kisaran Rp17.800-Rp17.950 per dolar AS hari ini, Senin (15/6), dengan kesempatan penguatan lanjutan bilamana optimisme perdamaian kawasan Timur Tengah terus berjalan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua