Geopolitik Kian Memanas Buat Nilai Rupiah Anjlok Menuju Rp17.547 Dolar

MO
Moch Febrianto

Editor: yoga susila utama

Jumat, 11 September 2026
Geopolitik Kian Memanas Buat Nilai Rupiah Anjlok Menuju Rp17.547 Dolar
Geopolitik Kian Memanas Buat Nilai Rupiah Anjlok (FOTO: NET)

JAKARTA - Posisi kurs rupiah terus meluncur turun sampai akhir jam perdagangan, Kamis, 10 September 2026.

Merujuk pada catatan Bloomberg, rupiah bertengger di kisaran Rp17.547 per dolar AS, terdepresiasi 36 poin atau menyusut 0,26 persen.

Analis Pasar Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan jika kejatuhan rupiah ini disebabkan oleh kekhawatiran para pelaku pasar atas gejolak geopolitik Timur Tengah.

"Rupiah dan mayoritas mata uang Asia umumnya melemah terhadap dolar AS, di tengah kekhawatiran atas eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia," ujarnya saat dihubungi dari Sumbernya.

Lukman menegaskan bahwa rupiah turut terbebani oleh maraknya aksi profit taking, kendati penjualan retail bulan Juli berhasil tumbuh kembali setelah menorehkan penurunan dalam dua bulan secara beruntun lumayan membendung kejatuhan yang lebih parah.

Namun demikian, guna esok hari, nilai tukar Indonesia diperkirakan kembali tertekan lantaran tingginya pengaruh sentimen internasional.

"Secara sentimen domestik masih positif, namun penguatan yang lebih lanjut akan ditentukan oleh data-data inflasi AS yang akan dirilis malam ini dan besok," ucapnya.

Pada kurun waktu bersamaan, pergerakan uang di wilayah Asia terbelah.

Di mana, dolar Taiwan menjelma mata uang yang mencetak penurunan terdalam di Asia usai usai ditutup terpuruk 0,27 persen.

Selanjutnya ada rupee India yang melemah 0,27 persen dan won Korea Selatan yang turun 0,07 persen.

Beriringan dengan peso Filipina yang menyelesai perdagangan dengan melemah tipis 0,05 persen atas the greenback.

Adapun ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan kenaikan tertinggi di Asia seusai melonjak 0,17 persen.

Selanjutnya ada baht Thailand yang meningkat 0,11 persen.

Mengekor, yen Jepang yang melesat 0,07 persen serta dolar Hong Kong terangkat 0,01 persen.

Diiringi yuan China yang terdongkrak 0,006 persen

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua