Tottenham Siap Bayar Rp1,6 Triliun untuk Illiman Ndiaye, Arsenal dan Manchester City Ikut Memburu
WARTAFINANSIAL.COM — Persaingan memperebutkan tanda tangan Illiman Ndiaye memasuki babak baru setelah Tottenham Hotspur resmi ikut dalam perburuan. Dilansir dari Foot Mercato, manajemen Spurs telah meningkatkan intensitas pemantauan mereka terhadap pemain berusia 26 tahun itu sepanjang bursa transfer musim panas ini.
Ketertarikan Tottenham datang di tengah agresivitas belanja mereka yang sudah menembus angka £300 juta untuk membentuk ulang skuad di bawah arahan pelatih anyar, Roberto De Zerbi. Sebelumnya, Spurs dikaitkan dengan Cody Gakpo, namun fokus kini beralih ke bintang Everton yang tampil konsisten di Goodison Park.
De Zerbi Akui Masih Butuh Satu Amunisi Baru
Roberto De Zerbi secara terbuka mengakui bahwa skuadnya belum lengkap meski sudah banyak pemain baru yang didatangkan. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Tottenham belum selesai bergerak di pasar transfer.
"Saya tidak menyangka bursa transfer akan seperti yang sudah kami jalani. Saya pikir kami bisa menambah satu pemain lagi di satu posisi tertentu. Kemarin kami pergi makan malam bersama para pemilik, Johan [Lange, direktur olahraga] dan Vinai [Venkatesham, chief executive] dan kami membicarakan hal ini. Kami semua sepemahaman dan memiliki koneksi yang sangat baik," ujar De Zerbi pada Jumat (15/8).
Ndiaye Tolak Tawaran Arab Saudi Demi Bertahan di Inggris
Nama Ndiaye sempat hampir merapat ke Al-Hilal di awal bursa transfer. Namun, pemain yang memperkuat Senegal di ajang internasional itu melakukan putar balik dramatis dan memilih bertahan di Premier League.
Keputusan tersebut membuka peluang bagi klub-klub elite Inggris. Manchester City disebut-sebut membutuhkan Ndiaye sebagai pengganti pemain sayap yang hengkang, sementara Arsenal juga terus memantau perkembangannya dari dekat.
Everton Posisi Kuat, Patok Harga Rp1,6 Triliun
Everton menolak melepas aset berharganya dengan harga murah. Klub asal Merseyside itu memasang banderol £80 juta, angka yang sengaja dibuat tinggi untuk menyaring klub peminat serius.
Kontrak Ndiaye di Goodison Park masih terikat hingga musim panas 2029. Meski sang pemain sempat menolak tawaran perpanjangan kontrak anyar, Everton tidak berada di bawah tekanan untuk menjualnya dalam waktu dekat.
Manajer Everton, David Moyes, mencoba meredam spekulasi yang berkembang. "Kami jelas tidak terburu-buru untuk menjual pemain terbaik kami, itu sudah pasti. Sepengetahuan saya, tidak ada yang perlu kami khawatirkan, kami tidak menerima kontak dari klub mana pun. Seseorang memberi tahu saya bahwa kami sempat melakukan kontak dengan Al-Hilal pada musim panas, kami tidak menerima apa pun dari mereka," tegas Moyes.
Dengan tiga klub raksasa Premier League yang siap bertarung, keputusan akhir kini berada di tangan Everton dan sang pemain. Pertarungan transfer Ndiaye dipastikan menjadi salah satu drama paling menarik di sisa bursa transfer musim panas ini.