Mobil Patroli Lamborghini-Bugatti Polisi Dubai Bukan untuk Kejar Penjahat, Ini Fungsi Aslinya

RE
Rabu, 26 Agustus 2026
Mobil Patroli Lamborghini-Bugatti Polisi Dubai Bukan untuk Kejar Penjahat, Ini Fungsi Aslinya

WARTAFINANSIAL.COM — Sejak 2013, Kepolisian Dubai sengaja mengoperasikan armada mobil super bernilai miliaran rupiah. Lamborghini Aventador menjadi pionir, disusul Bugatti Veyron pada 2015, lalu Aston Martin One-77, McLaren MP4-12C, Ferrari FF, Bentley Continental GT V8, hingga Rolls-Royce Cullinan versi Mansory.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Tingkat kejahatan di Dubai dan Uni Emirat Arab sangat rendah berkat sistem hukum yang tegas. Mobil-mobil bertenaga besar itu pun tak pernah terlibat aksi kejar-kejaran seperti yang sering digambarkan di film-film laga.

Menjaga Kewibawaan di Tengah Warga Super Kaya

Penggunaan mobil mewah tersebut merupakan keputusan resmi pemerintah setempat sejak April 2013. Pihak berwenang UEA menilai aparat kepolisian harus mencerminkan citra Dubai sebagai kota global yang inovatif, sejahtera, dan berorientasi masa depan.

Jalanan Dubai dipenuhi kendaraan super mahal milik warga lokal maupun ekspatriat. Dengan armada yang setara, polisi dianggap mampu menjaga "marwah" sebagai pihak berwenang dan terlihat sejajar dengan karakter kota. Kehadiran mobil-mobil ini menjadi bentuk koneksi antara komunitas kaya dengan aparat penjaga keamanan publik.

Hanya Turun di Kawasan Elit dan Acara Tertentu

Armada supercar tersebut tidak dipakai untuk patroli harian. Berdasarkan laporan Jalopnik dan TimesofIndia, mobil-mobil mewah itu hanya diturunkan di wilayah-wilayah tertentu seperti pusat kota, Jumeirah Beach Residence, Dubai Mall, dan Palm Jumeirah.

Mobil-mobil ini juga tampil dalam acara-acara berskala internasional dan pameran ekspo. Tugas utamanya lebih kepada fungsi representasi dan promosi pariwisata ketimbang operasional kepolisian pada umumnya.

Investasi Citra yang Membentuk Ikon Pariwisata

Strategi ini terbukti mengangkat nama Kepolisian Dubai menjadi kesatuan paling ikonik di dunia. Armada mewah yang berseliweran di kawasan elit kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, sekaligus memperkuat persepsi Dubai sebagai kota dengan pengelolaan modern dan visioner.

Alih-alih sekadar pamer, kebijakan ini merupakan bagian dari strategi besar membangun identitas kota. Setiap kali supercar berlogo polisi melintas di depan Burj Khalifa atau kawasan Jumeirah, yang terjadi bukanlah aksi pengejaran, melainkan publikasi visual yang memperkuat brand Dubai di mata dunia.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua