Rekor Akuisisi LA Lakers Capai Nilai Fantastis 223 Triliun Rupiah Baru

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Jumat, 14 Agustus 2026
Rekor Akuisisi LA Lakers Capai Nilai Fantastis 223 Triliun Rupiah Baru
Rekor Akuisisi LA Lakers (FOTO: NET)

LOS ANGELES - Laju mengejutkan terkait perpindahan hak milik Los Angeles Lakers benar-benar berlangsung dalam tempo sekedip mata.

Berdasarkan keterangan Sam Amick, Dan Woike, dan Mike Vorkunov dari Sumbernya, perundingan diawali Jumat lalu dan secara cepat tuntas sepanjang akhir pekan, hingga berujung pada pengumuman resmi yang mengejutkan pada hari Rabu (12/8) waktu AS.

Josh Kushner menghubungi Mark Walter demi meminang LA Lakers, dengan tawaran yang sukar ditolak, dan Walter pada akhirnya melego franchise tersebut lewat nominal fantastis bernilai 12,5 miliar Dolar AS atau setara 223,48 triliun Rupiah.

Sebuah grup yang dikomandani oleh Joshua Kushner dan Bob Iger dikabarkan telah menyetujui transaksi guna membeli klub NBA tersebut pada nilai rekor 12,5 miliar Dolar AS.

Pada Juni 2025, Mark Walter akuisisi porsi saham mayoritas di franchise tersebut seharga 10 miliar Dolar AS dari keluarga Buss.

Ia bakal mengantongi 2,5 miliar Dolar AS dalam kurun 14 bulan pasca transaksi usai.

Kushner dan Iger dikabarkan sempat masuk dalam alur guna membawa franchise ekspansi menuju Las Vegas, namun memutuskan berganti haluan dan bernegosiasi untuk Lakers.

Transaksi pelepasan Lakers ini tidak cuma mengekor tindakan pembelian Walter pada Juni 2025, namun juga transaksi Boston Celtics sebesar 6,1 miliar Dolar AS kepada sebuah konsorsium yang dipimpin Bill Chisholm, yang merupakan rekor pada masa itu.

Saat ini, ketiganya menjadi nilai transaksi tertinggi sepanjang masa bagi franchise NBA dan tiga dari empat nominal pelepasan tertinggi di antara tim olahraga Amerika Utara, termasuk Seattle Seahawks (NFL) sebesar 9,6 miliar Dolar AS pada tahun ini.

"Menurut salah satu sumber yang mengetahui kesepakatan tersebut dan berbicara dengan syarat anonim untuk membahas perjanjian itu, Josh Kushner menghubungi Mark Walter pada hari Jumat dan kesepakatan itu dengan cepat terwujud selama akhir pekan," dikutip dari berita The Athletic.

Kendati keputusannya yang mendadak untuk melego tim paling legendaris di NBA itu mengagetkan jagat olahraga, Walter dilaporkan terpaksa menerima pinangan fantastis dari Josh Kushner dan Bob Iger, tempat di mana dirinya meraup margin keuntungan sebesar 2,5 miliar Dolar AS.

"Menurut sumber tersebut, Walter sebenarnya tidak berniat menjual, tawaran dari Kushner dan Bob Iger terlalu bagus untuk dilewatkan," tambah laporan itu.

Mark Walter menjual Lakers di tengah impitan kredit dan masalah keuangan perusahaan.

Di tengah rincian-rincian baru yang krusial ini, banyak pihak tetap menganggap langkah Mark Walter menjual Los Angeles Lakers sebagai upaya terdesak guna memperoleh likuiditas cepat dan mengatasi kendala keuangan hukumnya.

Perusahaan asuransi kepunyaan Walter, TWG Global, sedang berada di bawah pemantauan ketat lantaran secara tidak sah memakai modal pemegang polis sebesar 17 miliar Dolar AS untuk membiayai kerajaan bisnis pribadinya.

Oleh karena itu, pelepasan Lakers dengan rekor harga 12,5 miliar Dolar AS secara luas diduga kuat telah memberikannya celah yang sempurna untuk merampungkan pinjaman asuransinya yang bermasalah dan mengendalikan penyidikan federal.

Dalam tempo tiga hari, Walter tidak berpikir dua kali untuk melepas Lakers, sebab ia langsung mengamankan laba dengan menjual waralaba tersebut kepada Josh Kushner dan Bob Iger.

Tidak ada sedikit pun kabar burung mengenai penjualan franchise ini, menjadikan transaksi ini sebagai salah satu kesepakatan paling mencengangkan sepanjang sejarah NBA.

"Kami terlibat dalam upaya mendapatkan franchise baru di Vegas," kata Iger dalam sebuah wawancara telepon eksklusif dengan California Post. "Dan sementara itu terjadi, kami mendapat saran bahwa mungkin Mark Walter tertarik untuk menjual sahamnya di Lakers. Dan kami langsung memutuskan bahwa mengingat nilai franchise dan sifat ikonik tim tersebut, akan sangat bijak jika kami mengejarnya. Kesepakatan itu terwujud dalam tiga hari. Sesederhana itu."

Iger dan Kushner berkeinginan mempunyai klub NBA.

Dan setelah berhadapan dengan persaingan penawaran yang sepertinya berlangsung pada ekspansi Las Vegas, mereka memilih untuk membeli franchise yang sudah berdiri, yakni Lakers.

Dari sudut pandang mereka, penjualan ini sangat masuk akal.

Namun demikian, 72 jam merupakan kurun waktu yang sangat singkat bagi kesepakatan berskala sebesar ini.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua