BNI Memperkokoh Manajemen SDM Lewat Lisensi LSP Dan Standar ISO 2026

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Kamis, 13 Agustus 2026
BNI Memperkokoh Manajemen SDM Lewat Lisensi LSP Dan Standar ISO 2026
BNI Memperkokoh Manajemen SDM (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengokohkan manajemen pembinaan sumber daya manusia via pengoperasian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BNI yang berizin Badan Nasional Sertifikasi Profesi dan mengaplikasikan acuan internasional di BNI Corporate University.

Pengukuhan itu ditandai oleh diterimanya Surat Lisensi LSP BNI dari BNSP, Sertifikat ISO 21001:2018, dan Letter of Compliance ISO 30422:2022 buat BNI Corporate University.

Seluruh pencapaian itu diresmikan pada perhelatan di Grha BNI, Jakarta, pada 6 Agustus 2026.

Pimpinan BNSP Syamsi Hari membagikan Surat Lisensi LSP BNI kepada Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang.

LSP BNI mengantongi lisensi dari BNSP pada 19 Juni 2026.

Dengan izin itu, LSP BNI sanggup menghelat sertifikasi kecakapan kerja secara profesional, objektif, independen, serta akuntabel selaras tolok ukur keahlian yang berlaku.

Di fase awal, LSP BNI menyiapkan tujuh skema uji kompetensi yang melingkupi area strategis, dari perbankan umum hingga audit internal.

Jangkauan sertifikasi nantinya disebarluaskan menyesuaikan dinamika industri, termasuk sektor perbankan digital, kecerdasan buatan, manajemen risiko, serta teknologi informasi.

Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang menuturkan dari Sumbernya, hadirnya LSP menjadi instrumen krusial guna menjamin pembenahan kecakapan karyawan dikerjakan secara terukur dan pas dengan kebutuhan sektor perbankan.

"LSP BNI menjadi fondasi penting dalam membangun SDM yang kompeten sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan. Sertifikasi kompetensi memastikan setiap insan BNI memiliki standar profesionalisme yang mampu mendukung transformasi bisnis perusahaan," ujar Munadi dalam keterangan tertulis.

Bukan cuma menguatkan lisensi keahlian, BNI Corporate University meraih Sertifikat ISO 21001:2018 pada 15 Mei 2026 dan Letter of Compliance ISO 30422:2022 pada 4 Agustus 2026.

Penghargaan itu membuktikan pelaksanaan sistem edukasi dan pemetaan talenta yang kian terstruktur, berorientasi pada keperluan peserta didik, serta mengacu pada acuan terbaik dunia.

Berdasarkan penuturan Munadi dari Sumbernya, BNI bakal terus memacu mutu dan daya saing LSP supaya tak sekadar menunjang keperluan internal, melainkan dapat pula dijadikan acuan dalam pembentukan sumber daya manusia pada industri perbankan tanah air.

Penguatan ekosistem edukasi dan lisensi itu seirama dengan haluan transformasi BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia yang menempatkan pengembangan SDM, budaya perusahaan, terobosan, serta pembentukan nilai sebagai aspek penting guna mendirikan perseroan negara yang semakin sehat, kompetitif, dan berdaya saing dunia.

Mewujudkan pembenahan sistem edukasi, lisensi kompetensi, dan penerapan standar dunia, BNI berikhtiar memastikan pematangan talenta bergulir kian terukur, pas dengan kebutuhan industri, dan sanggup menopang transformasi bisnis serta pembentukan nilai jangka panjang.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua