BNI Wujudkan Zero Tolerance Fraud guna Dorong Integritas & Tata Kelola

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Selasa, 21 Juli 2026
BNI Wujudkan Zero Tolerance Fraud guna Dorong Integritas & Tata Kelola
BNI Wujudkan Zero Tolerance Fraud (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengukuhkan ikhtiarnya dalam mendasarkan prinsip zero tolerance atas beragam tipe fraud serta korupsi sebagai bagian dari tindakan memperkokoh tata kelola perseroan dan merawat kepercayaan nasabah maupun khalayak.

Langkah ini selaras dengan penguatan tata kelola badan usaha milik negara di bawah naungan Danantara.

BNI melaksanakan penanggulangan fraud secara komprehensif, berawal dari tindakan preventif, pemantauan dini, pemeriksaan mendalam, hingga penyampaian laporan ke aparat penegak hukum berdasarkan aturan yang berlaku.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyebutkan bahwa tata kelola yang tangguh serta integritas menjadi landasan utama yang konsisten dirawat perseroan sepanjang delapan dekade.

"Selama delapan dekade, BNI dibangun di atas fondasi kepercayaan. Karena itu, penguatan tata kelola dan budaya integritas bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan bagian dari jati diri perseroan," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Berdasarkan penuturan Okki, BNI tidak menyediakan ruang toleransi atas tindakan fraud ataupun korupsi sebab perbuatan itu sanggup mendatangkan kerugian bagi perseroan dan nasabah, sekaligus menggerus kepercayaan khalayak atas sektor perbankan.

Demi melakukan pencegahan, BNI secara berkesinambungan membenahi sistem pengendalian internal, mengokohkan mekanisme pengawasan, dan memajukan proses bisnis yang berbasis pada prinsip kehati-hatian.

Perseroan turut mengoptimalkan teknologi guna meningkatkan kapabilitas deteksi dini sehingga potensi kecurangan sanggup teridentifikasi secara lebih tanggap.

"Melalui semangat Swadharma Bhakti Nagara, kami berkomitmen menjaga amanah masyarakat dan negara dengan memastikan setiap proses bisnis dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik fraud maupun korupsi," kata Okki.

Spirit Swadharma Bhakti Nagara menjadi topik utama peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 BNI yang diselenggarakan pada 5 Juli 2026.

Topik tersebut merefleksikan komitmen perseroan untuk senantiasa menyajikan pelayanan maksimal bagi publik sekaligus menguatkan budaya integritas pada seluruh jajaran organisasi.

BNI menganggap efektivitas penangkalan fraud tidak cuma dipengaruhi oleh sistem maupun teknologi, melainkan juga oleh integritas seluruh insan pekerja dan konsistensi saat mengimplementasikan budaya kepatuhan.

Melalui pengukuhan tata kelola, pengawasan, serta budaya integritas, BNI berikhtiar memelihara kepercayaan nasabah sekaligus menopang fungsi intermediasi perbankan yang sehat serta berkelanjutan untuk perekonomian nasional.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua