Banderol Emas Antam Terkoreksi Lagi Hari Ini Menjadi Rp 2.602.000 Gram

Banderol Emas Antam Terkoreksi Lagi Hari Ini (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Senin, 14 September 2026 | 11:39:14 WIB

JAKARTA - Patokan harga emas Antam terperosok dan meneruskan tren pelemahan sejak akhir pekan lalu.

Hari ini, Senin (14/9/2026), nilai emas Antam 24 karat menyusut Rp 2.000 per gram menjadi Rp 2.602.000 per gram.

Merujuk portal resmi dari Sumbernya, Senin (14/9/2026), nominal harga emas hari ini yang terendah ukuran 0,5 gram berada pada tingkat Rp 1.351.000.

Sementara nominal emas 10 gram diperdagangkan pada angka Rp 25.515.000 dan ukuran emas terbesar yaitu 1.000 gram (1 kg) dihargai Rp 2.542.600.000.

Bila ditarik dalam periode sepekan terakhir, nominal emas Antam berada pada kisaran Rp 2.637.000-2.602.000 per gram.

Sementara dalam kurun waktu sebulan terakhir, pergerakan harga emas Antam berada di rentang Rp 2.664.000-2.602.000 per gram.

Patokan harga emas hari ini untuk transaksi buyback Antam pun melorot sebesar Rp 2.000 dan menempati angka Rp 2.452.000 per gram.

Nilai buyback yakni bilamana Anda hendak menjual emas, maka pihak Antam membeli kembali dengan patokan tersebut.

Mengarungi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan dikenai PPh 22 sebesar 0,9%.

Jika hendak memperoleh keringanan pajak menjadi sebesar 0,45%, pembeli wajib membawa NPWP untuk kebutuhan transaksi.

Berikut daftar lengkap Harga Emas Hari Ini rilisan Antam 1 Gram hingga 1.000 Gram, Senin (14/9/2026).

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.351.000

Harga emas 1 gram: Rp 2.602.000

Harga emas 2 gram Rp 5.144.000

Harga emas 3 gram Rp 7.691.000

Harga emas 5 gram: Rp 12.785.000

Harga emas 10 gram: Rp 25.515.000

Harga emas 25 gram: Rp 63.662.000

Harga emas 50 gram: Rp 127.245.000

Harga emas 100 gram: Rp 254.412.000

Harga emas 250 gram: Rp 635.765.000

Harga emas 500 gram: Rp 1.271.320.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 2.542.600.000

Sekian rincian harga emas hari ini keluaran Antam 1 gram hingga 1.000 gram, Senin (14/9/2026).

Reporter: Moch Febrianto