IHSG Terkoreksi ke 6.480, Asing Lepas Saham BBRI dan BUMI Rp 391,96 Miliar

IHSG dibuka di zona merah dan tercatat terkoreksi ke level 6.480 pada perdagangan hari ini.
Penulis: Redaksi
Senin, 24 Agustus 2026 | 14:44:01 WIB

WARTAFINANSIAL.COM — Pasar saham domestik dibuka di zona merah pada perdagangan hari ini. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi hingga jeda makan siang mencapai Rp 9,02 triliun dengan volume 24,79 miliar saham. Kapitalisasi pasar tercatat di level Rp 11.406 triliun.

Saham Perbankan dan Energi Jadi Target Jual Asing

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham dengan tekanan jual asing terbesar, mencapai Rp 160,84 miliar. Disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp 73,79 miliar dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 64,01 miliar.

Koreksi juga melanda saham-saham bank jumbo lainnya. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,55% ke Rp 6.350, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 0,71% ke Rp 4.190, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) merosot 1,88% ke Rp 3.660.

Sektor Kesehatan Terpukul, Siloam Terdepak dari Indeks FTSE

Sembilan dari sebelas sektor di bursa parkir di zona merah. Sektor kesehatan menjadi yang paling dalam koreksinya, turun 2,31%. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) anjlok 4,35% ke Rp 2.200 setelah FTSE Russell mengumumkan penghapusan saham tersebut dari indeks Small Cap pada review September 2026.

Tekanan di sektor ini turut menyeret PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) yang turun 2,54% ke Rp 230 dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang terkoreksi 1,23% ke Rp 800.

Bumi Resources Paling Aktif Ditransaksikan

Berdasarkan nilai transaksi, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan transaksi terbesar senilai Rp 526,97 miliar. Menyusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan Rp 468,39 miliar dan BBRI sebesar Rp 330,64 miliar.

Sementara itu, indeks saham di kawasan Asia juga tertekan. Nikkei Jepang turun 0,49%, Shanghai Composite melemah 0,71%, Hang Seng merosot 2,13%, dan Kospi Korea Selatan menjadi yang terparah dengan koreksi 3,05%.

Top Gainers dan Losers Sesi Pertama

Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham justru mencatatkan penguatan. PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik 8,36% ke Rp 8.750, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) menguat 7,17% ke Rp 1.420, dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) naik 6,96% ke Rp 8.450.

Di sisi lain, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memimpin pelemahan dengan turun 5,28% ke Rp 2.690. PT Bank Jago Tbk (ARTO) terkoreksi 5,19% ke Rp 1.005, dan PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) melemah 3,67% ke Rp 525.

Pelemahan IHSG pada sesi pertama ini sejalan dengan sentimen negatif dari bursa kawasan. Pelaku pasar tampaknya masih mencermati arah kebijakan moneter global dan dampaknya terhadap arus modal asing ke pasar emerging market.

Reporter: Redaksi