Rupiah Menanjak Naik Ke Angka Rp17.795 Per Dolar AS Pada Pagi Hari Ini
JAKARTA - Nilai tukar mata uang rupiah berada pada posisi Rp17.795 per dolar AS di sesi perdagangan Kamis (20/8) pagi. Mata uang Garuda mencatatkan penguatan 45 poin atau 0,25 persen apabila dibandingkan dengan transaksi sebelumnya.
Dinamika rupiah berlangsung di tengah tren mata uang Asia yang bergerak secara variatif menghadapi dolar AS.
Beberapa mata uang mengalami kenaikan, yaitu yuan China terangkat 0,14 persen, peso Filipina naik 0,32 persen, ringgit Malaysia terangkat 0,52 persen, serta dolar Singapura merambat naik 0,01 persen.
Di sisi lain, beberapa nilai tukar mata uang Asia lainnya justru tertekan.
Yen Jepang merosot 0,21 persen, won Korea Selatan mengalami penurunan 0,37 persen, lalu dolar Hong Kong terkonfirmasi melorot 0,01 persen.
Pada jajaran mata uang dari negara-negara maju, pergerakannya pun terhitung bervariasi.
Poundsterling Inggris terangkat 0,03 persen serta dolar Kanada merangkak naik 0,05 persen.
Sebaliknya, euro Eropa susut 0,01 persen, dolar Australia terperosok 0,10 persen, dan franc Swiss terpangkas 0,23 persen.
Pengamat mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menuturkan kalau penguatan rupiah berpeluang terus menerus berlanjut seiring melesunya dolar AS.
"Rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan tajam pada dolar AS itu sendiri setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback guna mendukung likuiditas obligasi jangka panjang," kata Lukman dari Sumbernya, Kamis (20/8).