Status SI Bansos PKH dan BPNT Tahap Tiga Mulai Terlihat di BNI serta BRI

Status SI Bansos PKH dan BPNT (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Jumat, 31 Juli 2026 | 14:14:45 WIB

JAKARTA - Proses penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 mulai memperlihatkan perkembangan.

Beberapa daerah melaporkan status administrasi pencairan telah memasuki tahap Standing Instruction (SI) pada dua bank penyalur, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Perkembangan tersebut menjadi salah satu petunjuk bahwa proses administrasi pencairan kian mendekati tahapan penyaluran dana menuju rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepunyaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Berdasarkan pembaruan per 30 Juli 2026, status SI untuk penyaluran PKH telah tampak di BRI dan BNI.

Sementara itu, Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia (BSI) masih belum memasuki tahapan tersebut.

Kondisi serupa juga terlihat pada penyaluran BPNT.

BRI dan BNI telah berstatus SI, sedangkan Bank Mandiri dan BSI masih menunggu penyelesaian tahapan administrasi.

Status SI menandakan tahapan administrasi seusai Surat Perintah Membayar (SPM) telah rampung diproses.

Setelah itu, langkah berikutnya adalah pengisian saldo bantuan ke rekening penerima sebelum dapat dicairkan melalui KKS.

Kendati demikian, perkembangan status tidak berjalan serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Masing-masing daerah memiliki kecepatan berbeda lantaran dipengaruhi proses administrasi tiap-tiap bank penyalur serta mekanisme di tingkat daerah.

Pada beberapa kabupaten dan kota, status SI telah hadir lebih awal, sedangkan area lain masih berada di tahapan SPM atau proses administrasi sebelumnya.

Apabila status SI sudah tercatat pada sistem, proses penyaluran dana secara umum diperkirakan berlangsung dalam kurun waktu beberapa hari mendatang.

Namun, waktu pencairan tetap dapat berbeda antarwilayah.

Selain perkembangan pada sistem penyaluran, aplikasi dan situs resmi Cek Bansos juga mulai memperlihatkan pembaruan periode bantuan menjadi Juli, Agustus, dan September 2026.

Perubahan periode tersebut memperlihatkan data kepesertaan telah diperbarui untuk penyaluran tahap ketiga.

Untuk penerima yang masih melihat periode April, Mei, dan Juni, kondisi tersebut belum tentu menandakan bantuan dihentikan lantaran proses pembaruan data dilaksanakan secara bertahap.

Selama penerima masih terdaftar sebagai KPM aktif serta memenuhi ketentuan program, pembaruan status bisa hadir di waktu berbeda sesuai proses penyesuaian data pada masing-masing daerah.

Pemerintah memang menyalurkan bantuan sosial secara bertahap, sehingga pembaruan status pada sistem maupun pencairan dana tidak dilaksanakan secara bersamaan di seluruh Indonesia.

Oleh sebab itu, penerima dianjurkan memantau perkembangan melalui aplikasi atau situs resmi Cek Bansos serta mengecek saldo KKS secara berkala sesuai jadwal penyaluran di wilayah masing-masing.

Reporter: Moch Febrianto