Kamis, 05 Februari 2026

Bandara Heathrow Ditutup Seharian Akibat Kebakaran Gardu Listrik, Ratusan Ribu Penumpang Terdampak

Bandara Heathrow Ditutup Seharian Akibat Kebakaran Gardu Listrik, Ratusan Ribu Penumpang Terdampak

JAKARTA - Bandara Heathrow, salah satu bandara terbesar di Eropa, terpaksa ditutup selama sehari penuh pada Jumat 21 Maret 2025 akibat kebakaran di sebuah gardu listrik di London bagian barat. Insiden ini menyebabkan pemadaman listrik luas yang tidak hanya memengaruhi operasional bandara, tetapi juga berdampak pada ribuan rumah di sekitar lokasi.

Menurut laporan otoritas setempat, kebakaran terjadi pada dini hari di gardu listrik utama yang memasok energi ke bandara dan wilayah sekitarnya. Akibat insiden ini, sekitar 150 orang harus dievakuasi sebagai langkah pencegahan.

"Kami sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kebakaran ini dan memastikan keamanan sebelum bandara bisa kembali beroperasi," ujar juru bicara Bandara Heathrow dalam pernyataan resminya, Jumat 21 Maret 2025.

Baca Juga

Transformasi Energi Nasional Dimulai, Nuklir Jadi Pelengkap Energi Terbarukan

Dampak terhadap Penumpang

Penutupan Bandara Heathrow menyebabkan pembatalan dan penundaan ratusan penerbangan, memengaruhi ratusan ribu penumpang yang hendak bepergian atau tiba di London. Beberapa maskapai telah mengalihkan penerbangan ke bandara lain, sementara sebagian penumpang terpaksa menunggu hingga kondisi kembali normal.

Seorang penumpang, James Carter, yang hendak terbang ke New York, mengungkapkan kekecewaannya. "Saya sudah tiba di bandara sejak pagi, tetapi semua penerbangan dibatalkan tanpa kepastian kapan bisa terbang. Ini sangat merepotkan," ujarnya kepada media setempat.

Pemadaman Listrik Meluas

Selain bandara, kebakaran gardu listrik ini juga berdampak pada ribuan rumah yang mengalami pemadaman listrik. Warga di beberapa wilayah London Barat melaporkan gangguan listrik selama beberapa jam sebelum akhirnya pasokan energi secara bertahap dipulihkan.

Perusahaan listrik setempat, UK Power Networks, menyatakan bahwa tim teknis telah dikerahkan untuk memperbaiki kerusakan. "Kami bekerja secepat mungkin untuk mengembalikan aliran listrik dan memastikan insiden serupa tidak terulang," kata perwakilan perusahaan dalam pernyataan resminya.

Penyelidikan dan Langkah Selanjutnya

Otoritas setempat saat ini tengah melakukan investigasi mendalam guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara menyebutkan adanya korsleting listrik di dalam trafo utama, tetapi penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung.

Sementara itu, pihak Heathrow telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan penumpang untuk mengelola dampak gangguan ini. "Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berupaya maksimal agar operasional dapat kembali normal sesegera mungkin," tambah juru bicara bandara.

Bandara Heathrow dijadwalkan akan kembali beroperasi pada Sabtu pagi, dengan upaya pemulihan layanan yang terus dilakukan sepanjang malam.

Faizal Candra Rizky Perkasa

Faizal Candra Rizky Perkasa

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

GIAMM Jelaskan Sederet Hambatan yang Ganggu Pertumbuhan Industri Otomotif

GIAMM Jelaskan Sederet Hambatan yang Ganggu Pertumbuhan Industri Otomotif

Presiden Prabowo Perkuat BUMN Transportasi dengan Tambahan PMN Rp4,77 Triliun

Presiden Prabowo Perkuat BUMN Transportasi dengan Tambahan PMN Rp4,77 Triliun

Harga Minyak Mentah Dunia Kembali Mengalami Kenaikan Di Tengah Dinamika Pasar

Harga Minyak Mentah Dunia Kembali Mengalami Kenaikan Di Tengah Dinamika Pasar

Temuan Karung Berisi Limbah Minyak Hitam Mengotori Kawasan Wisata Pantai Trikora

Temuan Karung Berisi Limbah Minyak Hitam Mengotori Kawasan Wisata Pantai Trikora

Tinjauan Strategis Urgensi Implementasi Program Biodiesel B50 Saat Indonesia Surplus Solar

Tinjauan Strategis Urgensi Implementasi Program Biodiesel B50 Saat Indonesia Surplus Solar