Laba Bersih BNI Tumbuh Hingga 6,54 Persen di Semester Pertama Tahun 2026

MO
Moch Febrianto

Editor: Yoga Susyla Utama

Jumat, 07 Agustus 2026
Laba Bersih BNI Tumbuh Hingga 6,54 Persen di Semester Pertama Tahun 2026
Laba Bersih BNI Tumbuh Hingga 6,54 Persen (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk membukukan laba bersih secara konsolidasi mencapai Rp10,75 triliun pada semester I-2026. Capaian yang diumumkan pada Rabu (5/8/2026) ini menunjukkan kenaikan sebesar 6,54 persen secara tahunan dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan kinerja keuangan emiten bersandi saham BBNI tersebut utamanya disokong oleh ekspansi penyaluran kredit yang tetap solid. Selain itu, peningkatan pendapatan bunga, kenaikan pendapatan komisi, serta pengelolaan kualitas aset yang terjaga turut menopang raihan laba perseroan, sebagaimana dilansir dari Sumbernya.

Sepanjang paruh pertama tahun ini, BNI mencatatkan lonjakan pendapatan bunga hingga 14,94 persen secara tahunan menjadi Rp38,63 triliun.

Di sisi lain, beban bunga perbankan juga mengalami kenaikan sebesar 15,89 persen secara tahunan menjadi Rp16,34 triliun.

Meskipun beban bunga meningkat, pendapatan bunga bersih atau net interest income perseroan tetap tumbuh positif sebesar 14,2 persen secara tahunan.

Total pendapatan bunga bersih BNI terkumpul hingga Rp22,28 triliun pada akhir semester I-2026.

Menghadapi paruh kedua tahun 2026, manajemen BNI mengantisipasi kondisi likuiditas pasar yang diperkirakan masih menantang.

Perseroan memproyeksikan akan menerapkan strategi penyaluran kredit yang lebih selektif, yang berpotensi berdampak pada penyusutan marjin bunga bersih atau net interest margin.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua