Harga Emas Hari Ini 15 Juli 2026: Antam, UBS, Galeri 24 Kompak Turun

DI
Diaz Muhammad Hanif

Editor: Nathasya Zallianty

Rabu, 15 Juli 2026
Harga Emas Hari Ini 15 Juli 2026: Antam, UBS, Galeri 24 Kompak Turun
Ilustrasi Emas Batangan. (FOTO:NET)

JAKARTA - Grafik nilai komoditas emas pada hari ini, Selasa (14/7/2026), memperlihatkan adanya kecenderungan penurunan di pasar dalam negeri Indonesia.

Segenap produk logam mulia yang diperdagangkan, baik lewat gerai Pegadaian maupun butik Logam Mulia, secara serempak mencatatkan penurunan nilai jual.

Komoditas emas Antam terkoreksi sebesar Rp20.050 per gram, sedangkan untuk emas merek Galeri 24 serta UBS masing-masing mengalami penyusutan nilai sebesar Rp26.000 dan Rp27.000 untuk setiap gramnya.

Mengacu pada informasi resmi yang dirilis dari situs resmi Pegadaian (pegadaian.co.id) serta Logam Mulia (logammulia.com), kemerosotan nilai emas di pasar domestik berjalan beriringan dengan penurunan harga emas internasional.

Pasar luar negeri sendiri sedang tertekan oleh penguatan mata uang dolar AS serta ketidakpastian kondisi geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Untuk produk emas Antam besutan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk yang dipasarkan lewat outlet Logam Mulia mencatatkan penurunan sebesar Rp20.050 per gram pada sesi perdagangan Selasa (14/7/2026).

Nominal emas Antam pecahan 1 gram saat ini berada di level Rp2.621.538, mengalami penurunan dari kedudukan perdagangan sebelumnya yang bertengger di angka Rp2.641.588 per gram.

Banderol buyback atau pembelian kembali untuk komoditas emas Antam juga ikut terperosok cukup dalam sebesar Rp43.000 hingga menyentuh angka Rp2.352.000 per gram dari posisi awal Rp2.395.000.

Adanya pelemahan signifikan pada sektor transaksi buyback ini menjadi indikator bahwa besarnya tekanan jual di pasar dalam negeri tergolong cukup masif.

Merek emas batangan besutan PT Pegadaian yaitu Galeri 24 juga terpantau bergerak turun pada sesi transaksi Selasa ini.

Varian emas Galeri 24 untuk pecahan 1 gram mengalami penurunan Rp26.000 sehingga harganya merosot ke level Rp2.608.000 per gram dari posisi sebelumnya yang mencapai Rp2.634.000.

Produk Galeri 24 memegang status sebagai opsi logam mulia batangan dengan nominal paling ekonomis di antara jajaran merek yang tersedia di gerai Pegadaian, dengan pilihan ukuran pecahan yang disajikan mulai dari 0,5 gram sampai rentang 1.000 gram (1 kg).

Varian emas Antam yang didistribusikan lewat perantara jaringan outlet Pegadaian turut memperlihatkan adanya penyusutan nilai pada sesi perdagangan Selasa ini.

Nominal emas Antam untuk pecahan 1 gram di outlet Pegadaian terpangkas Rp21.000 sehingga menjadi Rp2.741.000 per gram dari posisi perdagangan sebelumnya Rp2.762.000.

Banderol transaksi buyback untuk emas Antam di outlet Pegadaian juga terdata mengalami penurunan, dari yang semula Rp2.463.000 bergeser ke level Rp2.438.000 per gram atau terpangkas sebesar Rp25.000.

Walau begitu, produk Antam di Pegadaian tetap menjadi opsi emas batangan dengan nominal tertinggi lantaran penghitungan harganya telah digabungkan dengan margin keuntungan serta ongkos distribusi logistik pihak Pegadaian.

Komoditas emas UBS (Untung Bersama Sejahtera) yang dipasarkan lewat gerai Pegadaian juga menorehkan grafik penurunan harga yang cukup tajam.

Nominal emas UBS untuk satuan 1 gram merosot Rp27.000 sehingga nilainya bergeser ke angka Rp2.620.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.647.000.

Pihak Pegadaian menyediakan opsi ukuran untuk emas batangan merek UBS mulai dari rentang 0,5 gram sampai dengan batas 500 gram.

Lantaran menyuguhkan nilai jual yang terhitung lebih kompetitif jika dibandingkan dengan emas Antam versi Pegadaian, produk UBS menjelma menjadi salah satu alternatif memikat bagi para pemodal yang berburu logam mulia berkualitas dengan nilai yang lebih terjangkau.

Banderol harga transaksi buyback atau pembelian kembali komoditas emas di pasar dalam negeri terpantau melemah secara serempak pada sesi transaksi Selasa (14/7/2026).

Nilai investasi buyback untuk emas Antam Logam Mulia menyusut Rp43.000 per gram hingga menyentuh level Rp2.352.000, sedangkan untuk produk Antam di Pegadaian terpangkas sebesar Rp25.000 menjadi Rp2.438.000 untuk setiap gramnya.

Merujuk pada tabel data perbandingan, merek Galeri 24 memegang nilai transaksi buyback paling tinggi untuk pecahan 1 gram yaitu berada di level Rp2.446.000 per gram.

Di sisi lain, produk emas dari Antam Logam Mulia menorehkan angka transaksi buyback paling rendah pada kisaran Rp2.352.000 per gram.

Investor wajib mencermati ketentuan regulasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, yang mana untuk tiap aktivitas transaksi buyback dengan jumlah total di atas nominal Rp10.000.000 bakal dikenakan potongan PPh 22 sebesar 0,9%.

Ketentuan aturan perpajakan ini tentu wajib dikalkulasikan secara matang oleh para pelaku investasi saat berniat melepas atau menjual kembali simpanan emas batangan mereka.

Bila menilik aspek komparasi harga pasaran, merek Galeri 24 menyajikan penawaran harga yang paling menguntungkan serta kompetitif untuk ukuran pecahan 1 gram yaitu pada nominal Rp2.608.000 per gram.

Bahkan, produk dari Galeri 24 memiliki selisih lebih hemat sebesar Rp13.538 dibandingkan emas Antam Logam Mulia serta terpaut Rp133.000 lebih murah daripada produk emas Antam yang didapatkan di Pegadaian.

Sebaliknya, varian emas Antam yang diperoleh melalui konter Pegadaian mencatatkan angka jual tertinggi di level Rp2.741.000 untuk tiap gramnya.

Adanya disparitas nominal ini dipicu oleh akumulasi biaya pengiriman, perolehan margin keuntungan, serta fasilitas layanan yang disediakan Pegadaian selaku perantara saluran perdagangan.

Bagi konsumen yang melakukan transaksi pembelian secara langsung pada butik resmi Logam Mulia, nominal untuk emas Antam 1 gram dipatok Rp2.621.538, atau memiliki selisih lebih hemat Rp119.462 ketimbang membeli melalui outlet Pegadaian.

Bagi para pelaku investasi yang memprioritaskan penawaran harga terbaik, sangat dianjurkan untuk meneliti serta melakukan komparasi harga pada tiap-tiap jalur distribusi sebelum melakukan transaksi pembelian.

Di kancah internasional, pergerakan nilai komoditas emas bergulir pada kisaran angka US$4.061 per ons pada perdagangan Selasa (14/7/2026), memperlihatkan penurunan sebanyak 1,5% dari posisi perdagangan sebelumnya.

Penyusutan nilai emas global ini dipicu oleh eskalasi ketegangan sektor geopolitik akibat konflik antara AS dan Iran yang menstimulasi para pelaku pasar untuk mengalihkan dana mereka ke instrumen dolar AS sebagai aset aman (safe haven).

Terdapat bermacam elemen krusial yang turut mendikte pergerakan grafik harga emas di pasar internasional:

Perselisihan antara AS dan Iran yang memicu tingginya volatilitas pasar serta memicu perpindahan modal ke aset mata uang dolar AS, yang berujung pada tertekannya nilai emas.

Tren penguatan mata uang dolar AS yang memicu harga emas menjadi terasa lebih mahal bagi para pelaku pasar dengan mata uang yang berbeda, termasuk bagi mata uang Rupiah.

Proyeksi arah kebijakan moneter dari institusi The Fed yang diperkirakan bakal tetap ketat dalam durasi lebih panjang akibat faktor tekanan inflasi yang dinilai belum dapat dikendalikan secara menyeluruh.

Tingginya volume permintaan terhadap emas fisik dari jajaran bank sentral yang terus merangkak naik, terutama dari teritori negara-negara di Asia, sehingga menjadi penopang bagi batas bawah harga emas.

Penurunan nilai emas global sebesar tiga persen sesudah adanya pengumuman blokade wilayah laut Iran oleh pihak AS, yang secara langsung melipatgandakan tensi ketidakpastian secara global.

Kendati komoditas emas memperlihatkan adanya koreksi dalam rentang waktu pendek, namun tren jangka panjang untuk instrumen investasi emas dinilai tetap menjanjikan.

Bila ditinjau dalam kurun waktu satu tahun belakangan, harga emas dari Antam Logam Mulia terdata mengalami kenaikan sebesar 35,91% atau mencerminkan pertambahan nilai senilai Rp692.728 per gram.

Oleh sebab itu, para pelaku investasi berorientasi jangka panjang sepatutnya memandang fase koreksi ini sebagai peluang untuk melakukan akumulasi kepemilikan.

Terdapat sejumlah panduan bermanfaat bagi para pelaku investasi yang berniat melakukan transaksi pembelian ataupun penjualan aset emas batangan dalam situasi pasar terkini:

Lakukan komparasi harga pada tiap-tiap merek sebelum melakukan transaksi pembelian. Selisih harga di antara merek Galeri 24, UBS, dan Antam terpantau dapat menyentuh rentang Rp1.538 hingga Rp133.000 per gram untuk pecahan ukuran kecil. Untuk saat ini, Galeri 24 tampil sebagai opsi paling kompetitif di angka Rp2.608.000 per gram.

Cermati besaran selisih (spread) antara harga beli dengan harga buyback. Nilai spread pada Antam Logam Mulia berada pada kisaran Rp269.538 per gram, sedangkan untuk merek Galeri 24 hanya berada pada level Rp162.000. Besaran angka spread yang cenderung lebih kecil mengindikasikan beban biaya investasi yang lebih rendah ketika Anda bermaksud menjualnya kembali di kemudian hari.

Ambillah opsi untuk bertransaksi secara langsung di butik Logam Mulia jika mendambakan penawaran harga yang cenderung lebih miring dibandingkan dengan pembelian lewat gerai Pegadaian. Rentang selisihnya terpantau mampu menyentuh angka Rp119.462 untuk tiap gramnya.

Optimalkan fase koreksi harga ini untuk melakukan akumulasi aset. Momen penurunan harga emas Antam sebesar Rp20.050 per gram dapat dijadikan kesempatan untuk menambah portofolio investasi Anda, mengingat performa jangka panjang komoditas emas terhitung positif dengan pembukuan kenaikan 35,91% dalam setahun terakhir.

Terapkan strategi diversifikasi pada ukuran pecahan emas guna mempermudah aspek likuiditas. Emas dengan pecahan ukuran kecil (rentang 0,5 sampai 1 gram) cenderung lebih gampang untuk dicairkan atau dijual kembali jika dibandingkan dengan pecahan ukuran besar, sekalipun perhitungan harga per gramnya jatuh lebih mahal. Kendati demikian, emas batangan ukuran besar menyuguhkan kalkulasi harga per gram yang relatif lebih murah.

Senantiasa pantau dinamika pergerakan harga emas di kancah internasional lantaran fluktuasi harga global secara otomatis bakal memengaruhi pergerakan harga di pasar domestik. Ketegangan yang melanda AS dan Iran saat ini bertindak sebagai faktor utama yang menggerakkan volatilitas harga emas dunia.

Lakukan pembelian produk emas hanya dari sumber yang tepercaya seperti gerai butik Logam Mulia resmi, outlet Pegadaian, ataupun lewat platform transaksi digital yang telah terdaftar resmi dan berada di bawah pengawasan otoritas terkait demi meminimalkan risiko pemalsuan.

Hitung secara cermat aspek pengenaan PPh 22 untuk setiap transaksi buyback yang memiliki akumulasi nominal di atas Rp10.000.000. Pungutan pajak ini dipatok sebesar 0,9% dari total nilai transaksi dan secara langsung akan mengurangi hasil bersih dari penjualan emas Anda.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua