Kamis, 19 Februari 2026

RMK Energy Lakukan Buyback Saham, Harga RMKE Melonjak Signifikan

RMK Energy Lakukan Buyback Saham, Harga RMKE Melonjak Signifikan
RMK Energy Lakukan Buyback Saham, Harga RMKE Melonjak Signifikan

JAKARTA - Saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan Rabu pagi. 

Harga saham sempat menembus level Rp 5.350 per saham. Pada pukul 10.55 WIB, saham RMKE masih menguat 17,28% di level Rp 5.125 per saham.

Kenaikan ini mendorong optimisme investor terhadap prospek perusahaan di sektor logistik pertambangan batubara. Investor menilai rencana pembelian kembali saham atau buyback menjadi sentimen positif yang memicu pergerakan harga. Saham RMKE pun menjadi sorotan pasar karena momentum ini.

Baca Juga

BPJS Kesehatan: Komitmen Pemerintah Terhadap Pelayanan Maksimal Peserta PBI

Muhtar, Sekretaris Perusahaan RMK Energy, menyampaikan, "Kami sudah melakukan buyback saham pertama sebanyak 2.377.600 saham dengan harga rata-rata Rp 4.160,61 per saham." Pernyataan ini menegaskan bahwa aksi buyback bukan sekadar rencana, tetapi sudah mulai terealisasi. Buyback ini diharapkan menjaga stabilitas harga saham di pasar.

Rencana Buyback Saham RMKE

RMK Energy mengumumkan rencana buyback saham tanpa melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Nilai maksimal buyback yang disiapkan perusahaan adalah Rp 200 miliar. Dengan strategi ini, manajemen ingin menunjukkan komitmen terhadap pemegang saham sekaligus meningkatkan likuiditas saham di pasar.

Perusahaan menetapkan periode pelaksanaan buyback selama tiga bulan, mulai 2 Februari hingga 1 Mei 2026. Selama periode ini, jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Langkah ini dilakukan untuk menjaga struktur kepemilikan sekaligus memberikan nilai tambah bagi investor.

Muhtar menambahkan, sisa dana buyback setelah transaksi pertama adalah sebesar Rp 190,11 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa RMK Energy masih memiliki ruang besar untuk melanjutkan aksi pembelian kembali saham. Investor pun melihat angka ini sebagai peluang untuk meningkatkan kepercayaan pada saham RMKE.

Transaksi Buyback Pertama

Transaksi buyback saham RMKE pada tanggal 13 Februari 2026 menjadi langkah konkret pertama perusahaan. Total pembelian saham sebanyak 2.377.600 unit dengan nilai sekitar Rp 9,89 miliar. Aksi ini sekaligus menjadi bukti keseriusan manajemen dalam mendukung harga saham di pasar.

Muhtar menjelaskan, aksi buyback pertama ini merupakan awal dari program yang lebih luas. Perusahaan menekankan bahwa seluruh pelaksanaan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Investor diharapkan dapat melihat buyback sebagai sinyal positif tentang prospek perusahaan.

Buyback pertama ini juga menegaskan strategi RMK Energy untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran saham. Saham yang dibeli kembali akan meningkatkan nilai pasar dan potensi dividen di masa depan. Hal ini menjadi daya tarik tambahan bagi investor yang mempertimbangkan saham RMKE.

Dampak terhadap Harga Saham dan Investor

Aksi buyback menjadi pemicu utama lonjakan harga saham RMKE. Investor menyambut baik karena langkah ini menunjukkan keseriusan manajemen dalam memberikan nilai tambah. Kenaikan saham pun memberi optimisme baru di pasar modal.

Selain itu, buyback dianggap sebagai mekanisme untuk menstabilkan harga saham. Dengan likuiditas yang lebih terjaga, risiko volatilitas berlebihan bisa dikurangi. Investor pun merasa lebih aman menahan saham RMKE untuk jangka menengah dan panjang.

Muhtar menekankan bahwa buyback bukan sekadar strategi harga, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap pemegang saham. "Kami ingin menunjukkan bahwa perusahaan tetap memperhatikan kepentingan investor," ujarnya. Hal ini menjadi sinyal positif bagi investor institusi maupun ritel.

Strategi dan Prospek RMK Energy

Program buyback saham merupakan bagian dari strategi jangka panjang RMK Energy. Perusahaan ingin memperkuat posisi di sektor logistik batubara sekaligus menjaga kepercayaan pasar. Strategi ini diharapkan mendorong pertumbuhan nilai saham dan kinerja keuangan yang lebih baik.

Selain itu, manajemen menekankan pengelolaan modal yang bijaksana. Buyback dianggap sebagai salah satu cara untuk memanfaatkan kelebihan kas secara efisien. Investor melihat hal ini sebagai indikasi bahwa perusahaan memiliki perencanaan keuangan yang matang dan berkelanjutan.

Kenaikan harga saham dan aksi buyback menjadi bukti bahwa RMK Energy siap menghadapi tantangan pasar. Manajemen berkomitmen melanjutkan program sesuai rencana sambil memantau dinamika pasar saham. Hal ini menegaskan bahwa perusahaan berorientasi pada pertumbuhan dan kepentingan pemegang saham.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

RAJA Migas Dapatkan Peringkat A plus dari Pefindo, Investor Bisa Tenang

RAJA Migas Dapatkan Peringkat A plus dari Pefindo, Investor Bisa Tenang

Bukit Asam Resmi Berstatus Perusahaan Perseroan, Dorong Pertumbuhan Bisnis

Bukit Asam Resmi Berstatus Perusahaan Perseroan, Dorong Pertumbuhan Bisnis

Jadwal Kapal Ferry Lombok-Situbondo Mudah Diakses dan Nyaman Digunakan

Jadwal Kapal Ferry Lombok-Situbondo Mudah Diakses dan Nyaman Digunakan

KAI Daop 7 Madiun Siapkan KA Tambahan Demi Kelancaran Perjalanan Mudik Lebaran

KAI Daop 7 Madiun Siapkan KA Tambahan Demi Kelancaran Perjalanan Mudik Lebaran

Citilink Tambah Rute Jakarta Menuju Padang dan Pekanbaru untuk Para Penumpang

Citilink Tambah Rute Jakarta Menuju Padang dan Pekanbaru untuk Para Penumpang