Program Benih Gratis Bantu Petani Sulsel Tingkatkan Produksi Padi Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - Produksi padi di Sulawesi Selatan diproyeksikan meningkat signifikan pada awal 2026.
Lonjakan ini dipicu oleh distribusi benih padi gratis kepada petani di berbagai kabupaten dan kota. Peningkatan produksi diharapkan mendukung ketahanan pangan sekaligus memenuhi kebutuhan nasional.
Pemberian benih gratis menjadi strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas. Petani mendapatkan akses benih unggul tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Langkah ini diharapkan mendorong intensifikasi tanam di lahan pertanian yang ada.
Baca JugaPemerintah Mempercepat Pembangunan Jalan Akses Merauke Guna Mendukung Program Food Estate
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel, Aryanto, memprediksi produksi padi Januari–Maret 2026 mencapai 1,04 juta ton Gabah Kering Giling. Angka ini meningkat 34,77% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Luas panen juga diperkirakan mencapai 204.240 hektare, meningkat 36,59% dari awal 2025.
Jika dikonversi menjadi beras, produksi Sulsel pada periode tersebut diperkirakan mencapai 595.110 ton. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas program penyediaan benih unggul bagi petani. Ketersediaan beras yang lebih tinggi diharapkan mendukung kebutuhan konsumsi masyarakat dan program nasional.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman optimistis program benih gratis akan berdampak signifikan. Program ini telah menjangkau 9.896 kelompok tani dengan lahan seluas 200.000 hektare. Total benih yang disebar mencapai 5.000 ton melalui inisiatif Mandiri Benih.
Distribusi Benih Gratis bagi Petani
Program Mandiri Benih menargetkan penyebaran benih unggul secara merata. Petani dari seluruh kabupaten/kota menerima benih yang siap tanam. Hal ini diharapkan meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas padi yang dihasilkan.
Benih yang diberikan merupakan varietas unggul dengan potensi hasil tinggi. Program ini diharapkan mendorong petani menanam lebih optimal. Dengan cara ini, target produksi nasional beras dapat terdukung.
Selain meningkatkan jumlah panen, program ini juga mengurangi biaya produksi petani. Petani bisa fokus pada perawatan lahan dan tanaman. Efisiensi ini diharapkan mendorong hasil yang lebih maksimal.
Prediksi Produksi dan Luas Panen
Prediksi produksi padi di Sulsel Januari–Maret 2026 menunjukkan tren positif. Produksi diperkirakan naik sekitar 267.550 ton dibanding periode sama tahun sebelumnya. Luas panen yang meningkat sekitar 54.710 hektare juga menjadi indikator keberhasilan distribusi benih.
Pertumbuhan luas panen mencerminkan efektivitas penyebaran benih unggul. Petani dapat memanfaatkan lahan secara optimal. Hal ini sekaligus menunjukkan kesiapan daerah menghadapi permintaan beras yang terus meningkat.
Peningkatan produksi padi tidak hanya berdampak pada tingkat nasional. Sulsel menjadi contoh daerah yang berhasil meningkatkan produktivitas melalui dukungan pemerintah. Keberhasilan ini bisa menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.
Dukungan untuk Program Nasional Makan Bergizi
Benih gratis juga sejalan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Peningkatan produksi padi diharapkan mendukung pasokan beras untuk program tersebut. Ketersediaan beras yang cukup menjadi kunci keberhasilan MBG.
Gubernur Andi Sudirman menekankan bahwa program ini mendukung agenda Presiden dalam swasembada pangan. Penyediaan benih unggul bagi petani menjadi salah satu langkah strategis. Dengan demikian, kebutuhan beras nasional bisa terpenuhi secara lebih merata.
Program ini juga mendorong petani meningkatkan produktivitas. Dukungan benih unggul memberikan kepastian hasil panen lebih tinggi. Hal ini sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor beras dari luar negeri.
Peran Pemerintah dan Petani dalam Kesuksesan Program
Kerja sama antara pemerintah dan petani menjadi faktor utama keberhasilan program benih gratis. Pemerintah menyediakan benih dan bimbingan teknis, sedangkan petani menanam dan merawat padi dengan optimal. Sinergi ini menjadi kunci peningkatan produksi.
Petani juga mendapatkan pendampingan teknis untuk menanam benih unggul. Langkah ini membantu mereka mengaplikasikan praktik pertanian terbaik. Dengan demikian, produktivitas dan kualitas padi dapat meningkat secara signifikan.
Dukungan pemerintah diharapkan tidak berhenti pada distribusi benih saja. Pendampingan dan fasilitas tambahan akan memperkuat keberhasilan program. Hal ini menjadikan sektor pertanian lebih modern dan produktif.
Optimisme Produksi Padi Sulsel Tahun 2026
Peningkatan produksi padi Sulsel di awal tahun 2026 menjadi sinyal positif bagi ketahanan pangan. Distribusi benih gratis, pendampingan teknis, dan luas panen yang meningkat berkontribusi langsung pada hasil panen. Hal ini menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam mendukung produktivitas petani.
Optimisme ini juga berdampak pada stabilitas harga beras di pasar. Dengan produksi yang meningkat, pasokan beras domestik lebih terjamin. Konsumen pun dapat menikmati ketersediaan beras yang lebih stabil dan berkualitas.
Ke depan, keberhasilan program ini menjadi contoh efektifitas strategi peningkatan produksi pangan. Kolaborasi antara pemerintah, petani, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut. Dengan dukungan berkelanjutan, Sulsel bisa menjadi penghasil beras unggul di Indonesia.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
KAI Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran dengan Strategi Tambahan Kereta Api
- Kamis, 05 Februari 2026
Penyeberangan Lancar, Kapal Ferry Aceh Hebat 3 Tingkatkan Konektivitas Antar Pulau
- Kamis, 05 Februari 2026
DAMRI Bandara YIA Tingkatkan Pelayanan Transportasi Publik Demi Kenyamanan Penumpang
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Badan Standardisasi Nasional Membangun Ekosistem Perumahan Di Indonesia Guna Mendorong Properti
- Kamis, 05 Februari 2026
Pemerintah Kota Menawarkan Skema Menarik Untuk Mendapatkan Rumah Murah Bagi Masyarakat
- Kamis, 05 Februari 2026
Transformasi Bank BTN Menopang Mimpi Rumah Bangsa Melalui Inovasi Digital Terkini
- Kamis, 05 Februari 2026
Rekomendasi Festival Musik Bergengsi Pilihan Milly Rangga Serta Cinta Yang Memikat
- Kamis, 05 Februari 2026
Harga Minyak Global Bergerak Dinamis di Tengah Ketegangan Geopolitik Dunia
- Kamis, 05 Februari 2026












