Telkomsel Catat Lonjakan Trafik Data 9,30 Persen Selama Periode Nataru 2025
- Kamis, 15 Januari 2026
JAKARTA - Periode libur panjang Natal dan Tahun Baru kerap menjadi ujian bagi keandalan jaringan telekomunikasi, terutama di wilayah dengan karakter geografis menantang seperti Papua dan Maluku.
Pada momen Nataru 2025–2026, kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital meningkat seiring mobilitas, aktivitas hiburan, serta komunikasi jarak jauh. Kondisi tersebut mendorong lonjakan penggunaan data yang signifikan di jaringan operator seluler.
Telkomsel mencatat adanya peningkatan lalu lintas data sebesar 9,30 persen selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Papua dan Maluku, jika dibandingkan dengan rata-rata trafik harian sepanjang 2025. Lonjakan ini juga tercatat lebih tinggi 10,33 persen dibandingkan periode Nataru pada tahun sebelumnya, menunjukkan tren pertumbuhan konsumsi layanan digital yang terus berlanjut di kawasan timur Indonesia.
Baca JugaINKA Jelaskan Dinamika Sistem Pintu KRL pada Fase Pendampingan Operasional Awal
General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Maluku dan Papua, Fredy Siswanto Lebo, di Jayapura, Rabu, mengatakan bahwa peningkatan trafik tersebut merupakan hasil dari meningkatnya aktivitas digital pelanggan selama masa libur panjang. Untuk mengantisipasi hal itu, Telkomsel telah menyiapkan berbagai langkah penguatan jaringan sejak awal periode pengamatan.
“Selama periode pengamatan 1 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026, Telkomsel memastikan keandalan jaringan melalui optimalisasi infrastruktur di berbagai wilayah Papua dan Maluku. Puncak konsumsi data tercatat terjadi pada 2 Januari 2026,” katanya.
Menurut Fredy, pola penggunaan layanan digital selama Nataru menunjukkan bahwa pelanggan semakin mengandalkan konektivitas data untuk berbagai kebutuhan. Aktivitas digital didominasi oleh layanan hiburan dan komunikasi, seiring meningkatnya waktu luang masyarakat saat libur akhir tahun serta intensitas interaksi dengan keluarga dan kerabat.
Layanan gim daring menjadi kontributor kenaikan tertinggi dengan pertumbuhan sebesar 9,68 persen dan mencatat puncak penggunaan pada 21 Desember 2025. Hal ini mencerminkan tingginya minat pelanggan terhadap hiburan interaktif berbasis internet, terutama di kalangan generasi muda. Selain gim daring, layanan pesan instan dan panggilan video juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 9,67 persen, dengan puncak trafik terjadi pada 31 Desember 2025, bertepatan dengan malam pergantian tahun.
“Selain itu, layanan video streaming meningkat 6,78 persen, e-commerce naik 8,74 persen, dan media sosial tumbuh 1,45 persen. Aplikasi penyumbang trafik data terbesar antara lain TikTok, Facebook, YouTube, Instagram, serta WhatsApp yang mencatat pertumbuhan tertinggi hingga 16,11 persen,” ujarnya.
Peningkatan penggunaan berbagai aplikasi tersebut menegaskan peran penting jaringan telekomunikasi dalam mendukung aktivitas digital masyarakat, baik untuk hiburan, belanja daring, maupun komunikasi. Di sisi lain, Telkomsel juga mencatat adanya perubahan pola konsumsi layanan tradisional.
Fredy menjelaskan bahwa trafik layanan pesan singkat atau SMS justru mengalami penurunan sebesar 4,35 persen selama periode Nataru. Penurunan ini sejalan dengan pergeseran preferensi pelanggan yang kini lebih banyak memanfaatkan aplikasi pesan instan berbasis data. Sementara itu, layanan suara atau voice justru mengalami peningkatan sebesar 9,83 persen dibandingkan hari biasa, menunjukkan bahwa panggilan telepon masih menjadi sarana komunikasi penting, terutama pada momen-momen tertentu seperti perayaan hari besar.
“Keberhasilan pengelolaan lonjakan trafik didukung pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence Autonomous Network (AI AN) yang diterapkan di 23 titik keramaian utama di Papua dan Maluku,” katanya lagi.
Pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan tersebut memungkinkan Telkomsel melakukan pemantauan dan penyesuaian jaringan secara real time, sehingga kualitas layanan tetap terjaga meskipun terjadi lonjakan trafik secara tiba-tiba. Penerapan AI AN dinilai efektif dalam meminimalkan potensi gangguan jaringan, khususnya di area dengan konsentrasi pengguna yang tinggi selama periode liburan.
Selain mencatat lonjakan trafik secara keseluruhan, Telkomsel juga mengidentifikasi sejumlah wilayah dengan pertumbuhan trafik data tertinggi. Fredy menambahkan bahwa Kabupaten Supiori mencatat kenaikan trafik data sebesar 54,20 persen, disusul Kabupaten Lanny Jaya sebesar 39,90 persen, dan Kabupaten Biak Numfor sebesar 32,19 persen. Angka-angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas digital di wilayah-wilayah yang sebelumnya memiliki tingkat konsumsi data relatif lebih rendah.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan agar pengalaman digital pelanggan semakin optimal,” kata ujarnya.
Dengan tren pertumbuhan trafik data yang terus meningkat, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk memperkuat infrastruktur jaringan di Papua dan Maluku. Upaya ini diharapkan tidak hanya mampu mengakomodasi lonjakan trafik pada momen tertentu seperti Nataru, tetapi juga mendukung kebutuhan konektivitas jangka panjang masyarakat, seiring berkembangnya ekosistem digital di kawasan timur Indonesia.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
INKA Jelaskan Dinamika Sistem Pintu KRL pada Fase Pendampingan Operasional Awal
- Kamis, 15 Januari 2026
PELNI Logistics Membidik Pendapatan Rp568 Miliar, Perkuat Logistik Maritim 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
PELNI Logistics Membidik Pendapatan Rp568 Miliar, Perkuat Logistik Maritim 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Jadwal Lengkap KRL Jogja–Solo 15 Januari 2026, Cek Jam Terakhir Jelang Long Weekend
- Kamis, 15 Januari 2026
Simak Jadwal Lengkap KA Bandara YIA–Tugu Yogyakarta Kamis 15 Januari 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Astra International Setop Buyback Saham Setelah Realisasi Rp1,99 Triliun Dana
- Kamis, 15 Januari 2026
Leyand Tetapkan Komisaris dan Direksi Baru untuk Percepat Ekspansi Bisnis
- Kamis, 15 Januari 2026
Terpopuler
1.
2.
Berapa Modal Usaha Parfum? Rincian Lengkap dan Simulasi Biaya
- 14 Januari 2026
3.
4.
Malaysia Targetkan 4,6 Juta Turis Indonesia Tahun 2026
- 14 Januari 2026
5.
Wisnus Menjadi Pilar Utama Sukses Pariwisata Indonesia 2026
- 14 Januari 2026











