JAKARTA - Pemerintah terus menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat, mendorong daya beli, serta memperluas kesempatan kerja.
Pada bulan Oktober 2025, terdapat lima jenis bansos yang disalurkan, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT/Sembako), beras dan minyak goreng, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), serta Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra).
Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung bagi keluarga penerima manfaat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Baca JugaPrabowo Dorong Penguatan Integritas dan Kepercayaan Publik di Pasar Modal
BLT Kesra menjadi salah satu program utama, yang dijadwalkan dicairkan mulai 20 Oktober 2025. Besaran bantuan mencapai Rp300.000 per bulan selama tiga bulan, sehingga total penerimaan per keluarga mencapai Rp900.000.
Pemerintah menargetkan BLT Kesra menjangkau lebih dari 35 juta keluarga, menjadikannya salah satu program dengan cakupan paling luas. Pendekatan ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi di tengah dinamika ekonomi nasional.
Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya sistem penyaluran yang transparan dan tepat sasaran. Penerima manfaat dapat memastikan status bantuan mereka melalui platform resmi, baik aplikasi maupun situs web, sehingga seluruh proses menjadi lebih mudah, cepat, dan aman.
Dengan pemanfaatan teknologi ini, masyarakat dapat langsung mengecek apakah NIK KTP mereka termasuk dalam daftar penerima bansos.
Cara Mengecek Status Penerimaan Bansos
Masyarakat memiliki dua pilihan utama untuk memastikan apakah NIK KTP mereka terdaftar sebagai penerima bansos bulan Oktober 2025. Cara pertama adalah melalui aplikasi resmi “Cek Bansos” yang dapat diunduh di Play Store maupun App Store.
Setelah mendaftar menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga (KK), pengguna perlu mengunggah KTP dan swafoto.
Menu “Cek Bansos” memungkinkan masyarakat menelusuri status bantuan berdasarkan wilayah, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan, serta nama sesuai KTP. Sistem kemudian menampilkan informasi apakah nama terdaftar dan jenis bantuan yang diterima.
Alternatif kedua adalah melalui situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id. Situs ini menyediakan akses mudah untuk masyarakat yang tidak menggunakan aplikasi.
Pengguna hanya perlu memasukkan data wilayah, nama lengkap, dan kode captcha yang tertera. Setelah klik “Cari Data”, hasil pencarian akan menampilkan status penerimaan bansos beserta jenis bantuan yang akan diterima.
Dengan dua metode ini, masyarakat dapat memastikan kepastian bantuan dan menghindari kesalahan dalam penyaluran.
Pemerintah menekankan pentingnya masyarakat aktif memeriksa status mereka agar bansos dapat tersalurkan dengan tepat. Transparansi ini juga mendorong partisipasi publik dalam memastikan bantuan sampai kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan, sehingga tujuan kesejahteraan dapat tercapai secara maksimal.
Daftar Bansos yang Cair Bulan Oktober 2025
Pertama, PKH merupakan program unggulan yang mencakup anak usia dini, ibu hamil, siswa SD, SMP, SMA, serta lansia dan penyandang disabilitas. Besaran bantuan bervariasi mulai dari Rp900.000 hingga Rp3.000.000 sesuai kategori, sehingga mampu memberikan dukungan pendidikan dan kebutuhan dasar bagi keluarga miskin.
Kedua, bantuan sembako melalui BPNT diberikan senilai Rp220.000 per bulan dengan pencairan triwulanan, sehingga penerima mendapat total Rp600.000. Bantuan ini berupa saldo elektronik yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok.
Selain itu, pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter setiap bulan bagi keluarga penerima, sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan memastikan ketersediaan bahan pokok.
Ketiga, KKS atau Kartu Keluarga Sejahtera akan disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui PT Pos Indonesia dan bank Himbara. Kartu ini mempermudah penerimaan bantuan dan pembayaran kebutuhan pokok, sehingga penerima dapat langsung memanfaatkan dana dengan fleksibilitas tinggi.
Terakhir, BLT Kesra yang diberikan selama tiga bulan dari Oktober hingga Desember 2025 menjadi bantuan tunai tambahan yang mendukung daya beli masyarakat.
Manfaat dan Dampak Bansos Bagi Masyarakat
Penyaluran bansos yang tepat dan transparan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial. Penerima manfaat dapat memenuhi kebutuhan dasar, mendukung pendidikan anak, dan mengurangi tekanan finansial keluarga.
Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam memeriksa status bantuan mendorong kesadaran akan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan anggaran negara.
Pemerintah berharap melalui mekanisme pengecekan NIK KTP yang mudah, bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan efisien.
Strategi ini juga mendorong masyarakat agar aktif memanfaatkan teknologi untuk memperoleh informasi penting, sehingga setiap keluarga yang membutuhkan bantuan dapat merasakannya tanpa hambatan.
Dengan demikian, program bansos diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Syarat KUR Mandiri 2026: Hadir dengan Pinjaman Rp50 Juta untuk UMKM Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Harga Emas Perhiasan Stabil, Meningkatkan Kepercayaan Investor dan Konsumen Pasar
- Jumat, 06 Februari 2026
Jadwal Lengkap Proliga Hari Ini: Duel Seru Phonska Vs Popsivo, Mandiri Vs Falcons
- Jumat, 06 Februari 2026
Janice dan Eala Pastikan Tiket Semifinal Abu Dhabi Open dengan Penampilan Solid
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Kementerian ESDM Targetkan 250 Ribu Rumah Tangga Terima Bantuan Pasang Listrik
- Jumat, 06 Februari 2026
Stimulus Pajak Menjadi Motor Utama Penggerak Gairah Pasar Properti Nasional 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Optimisme Pakuwon Jati Terhadap Prospek Properti 2026 Berkat Insentif PPN DTP
- Jumat, 06 Februari 2026
Pramono Anung Andalkan Infrastruktur Dan Sport Science Demi Target Juara Umum
- Jumat, 06 Februari 2026












