5 Tempat Makan Nasi Uduk Legendaris dengan Ayam Goreng yang Bikin Lapar
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - Nasi uduk dengan ayam goreng merupakan ikon kuliner Jakarta yang tak lekang oleh waktu.
Meski banyak restoran modern bermunculan, warung-warung legendaris tetap menjadi favorit lintas generasi. Bikin Ngiler! 5 Nasi Uduk Legendaris dengan Ayam Goreng Favorit menjadi bukti bahwa rasa yang konsisten selalu menarik perhatian.
Aroma nasi uduk yang gurih berpadu dengan ayam goreng renyah di luar dan lembut di dalam menjadi daya tarik utama. Harga terjangkau dan sambal khas membuat pengunjung terus kembali. Kisah panjang dari setiap warung menambah nuansa nostalgia yang tak tergantikan.
Baca JugaDispora Kota Tangerang Gandeng Berbagai Organisasi Guna Melestarikan Olahraga Tradisional Daerah
Di Jakarta, terdapat sejumlah warung yang bertahan puluhan tahun. Cita rasa autentik membuat mereka tetap diminati. Berikut lima rekomendasi nasi uduk dan ayam goreng legendaris yang wajib dicoba.
Nasi Uduk Gondangdia
Nasi Uduk Gondangdia bertahan sejak 1993 dan tetap digemari hingga kini. Berlokasi di kawasan Cikini, nasi uduknya pulen dan harum santan, disajikan dalam daun pisang berbentuk kerucut khas. Pilihan lauk meliputi ayam goreng, ayam bakar, empal, babat, dan sate, dengan harga mulai Rp 20.000.
Ayam gorengnya gurih dan dipadukan dengan taburan bawang goreng melimpah. Sambal kacang dan sambal rawit merah menjadi pelengkap favorit pengunjung. Meskipun banyak warung modern muncul, tempat ini memiliki pelanggan setia yang datang tiap hari.
Keistimewaan lainnya terletak pada pelayanan cepat dan suasana sederhana. Pengunjung dapat menikmati nasi uduk hangat di meja panjang atau dibungkus untuk dibawa pulang. Warung ini tetap menjadi ikon kuliner legendaris di Jakarta.
Nasi Uduk H. Toha
Nasi Uduk H. Toha hadir sejak 1970-an di kawasan Cikini. Nasi uduknya khas tanpa santan sehingga terasa lebih ringan namun tetap gurih. Warung ini menawarkan berbagai lauk, termasuk ayam goreng, telur, tempe, tahu, dan jeroan.
Ayam goreng menjadi menu andalan karena teksturnya empuk dan bumbunya meresap. Pengunjung bebas memilih kombinasi lauk sesuai selera. Makan malam di sini menghadirkan cita rasa sederhana namun konsisten dari puluhan tahun lalu.
Keberadaan warung ini menegaskan Cikini sebagai kawasan kuliner legendaris. Para pengunjung selalu menyempatkan mampir untuk menikmati nasi uduk dengan lauk favorit. Warung H. Toha tetap menjadi tujuan kuliner yang dicintai masyarakat.
Ayam Goreng Mat Lengket
Ayam Goreng Mat Lengket berdiri sejak 1973 dan menjadi salah satu warung legendaris Jakarta. Sajian khasnya mirip nasi uduk pada umumnya, termasuk ati ampela, semur jengkol, dan kulit ayam. Namun, ayam kampung goreng berbumbu ungkep kuning khas Betawi menjadi daya tarik utama.
Ayam goreng disajikan bersama nasi uduk hangat sehingga rasanya semakin nikmat. Meski kerap dipadati antrean, harga tetap terjangkau, mulai dari Rp 9.200 untuk nasi uduk dan Rp 21.000 per potong ayam. Bahkan Presiden beberapa kali mencicipi menu andalan di warung ini.
Konsistensi rasa dan kualitas membuat warung ini tetap diminati lintas generasi. Pengunjung rela antre untuk menikmati cita rasa autentik ayam goreng Betawi. Tempat ini menjadi simbol kuliner legendaris yang sulit tergantikan.
Nasi Uduk Kebon Kacang A. Maulana
Berlokasi di Jalan Pemuda III, Rawamangun, Nasi Uduk Kebon Kacang A. Maulana telah melayani pelanggan sejak 2005. Nasi uduknya gurih dengan aroma harum, berpadu dengan ayam goreng berbumbu yang meresap. Tekstur daging ayam empuk menambah kenikmatan sajian ini.
Selain ayam, tersedia tahu, tempe, paru, cumi, udang, dan menu bakaran lainnya. Harga nasi uduk mulai Rp 8.500, sementara lauk dibanderol dari Rp 8.000. Warung ini tetap menarik pengunjung dengan cita rasa yang konsisten.
Penyajian sederhana namun penuh perhatian membuat pengunjung betah. Sambal khas menambah sensasi pedas yang pas di lidah. Warung ini menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris Jakarta Timur.
Nasi Uduk Pasar Thomas
Nasi Uduk Pasar Thomas di Gambir, Jakarta Pusat, dikenal luas karena kelezatan dan pilihan lauknya yang melimpah. Warung ini buka sejak 2007 dan ramai dikunjungi mulai sore hingga dini hari. Seporsi nasi uduk lengkap dengan berbagai lauk bisa dinikmati dengan harga Rp 17.000 saja.
Pilihan lauk meliputi telur, ayam goreng, bihun, orek tempe, semur jengkol, tahu, dan aneka gorengan. Popularitas tempat ini meningkat setelah sering diulas food vlogger. Antrean panjang menjadi pemandangan sehari-hari bagi pengunjung setia.
Warung ini menghadirkan nasi uduk Betawi autentik dengan porsi memuaskan. Pengunjung dapat menikmati cita rasa gurih, sambal pedas, dan lauk beragam. Nasi Uduk Pasar Thomas menjadi ikon kuliner legendaris Jakarta yang wajib dicoba.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dewan Energi Nasional Sebut Biodiesel Berperan Strategis Dalam Mewujudkan Swasembada Energi
- Jumat, 06 Februari 2026
Provinsi Lampung Perkuat Energi Terbarukan Menuju Pusat Energi Bersih Tingkat Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Hilirisasi Dan Energi Terbarukan Menjadi Magnet Baru Modal Global Ke Indonesia
- Jumat, 06 Februari 2026
Menteri Perdagangan Tinjau Ketersediaan Minyak Goreng Guna Pastikan Stabilitas Pasokan Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Ribuan Karung Limbah Minyak Hitam Di Pantai Trikora Bintan Mulai Dibersihkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Dbl Academy Hadirkan Basketball Clinic Di Kepulauan Seribu Atasi Keterbatasan Akses
- Jumat, 06 Februari 2026
Sinergi Pengkab Perbasi Dan DBL Indonesia Membuat Basket Kepulauan Seribu Bergelora
- Jumat, 06 Februari 2026
Rekomendasi Tempat Sarapan Terfavorit di Pasteur Bandung dan Sekitarnya
- Jumat, 06 Februari 2026
Zayn Malik Umumkan Album Baru, Dijadwalkan Rilis Pada Bulan April Mendatang
- Jumat, 06 Februari 2026


.jpeg)









