JAKARTA - Transaksi QRIS BCA kadang gagal, tapi saldo berkurang.
Masalah ini bisa diatasi dengan langkah preventif dan prosedur bank. Pengguna tetap bisa aman bertransaksi asalkan mengikuti panduan resmi.
QRIS BCA, Praktis tapi Bisa Bermasalah
Baca JugaPrudential Syariah Fokus Perlindungan dan Perencanaan Finansial Lintas Mata Uang Keluarga
Quick Response Indonesian Standard (QRIS) menjadi sistem pembayaran digital favorit masyarakat karena mudah, cepat, dan aman. Pengguna QRIS tidak perlu membawa uang tunai, sehingga transaksi lebih praktis. Selain kemudahan, keamanan juga dijamin, dengan catatan transaksi tersimpan rapi.
Namun, sistem ini tidak sepenuhnya bebas kendala. Beberapa nasabah BCA pernah mengalami transaksi gagal meski saldo sudah terpotong. Kondisi ini tentu membuat pengguna khawatir, apalagi bila tidak memahami penyebabnya.
Penyebab Transaksi QRIS BCA Gagal
Beberapa faktor umum menyebabkan transaksi QRIS BCA gagal tapi saldo tetap berkurang:
Gangguan Sistem Perbankan: Pemeliharaan server atau gangguan teknis bisa membuat transaksi tidak tercatat.
QR Code Tidak Valid: Dana terpotong tapi merchant tidak menerima pembayaran karena kode tidak sah.
Koneksi Internet Bermasalah: Koneksi nasabah atau sistem bank terganggu sehingga transaksi gagal namun saldo tetap terpotong.
Memahami penyebab ini membantu nasabah mengambil langkah pencegahan sebelum bertransaksi, sehingga risiko kerugian bisa diminimalkan.
Cara Mengatasi Masalah QRIS Gagal
Meski sudah berhati-hati, transaksi gagal tetap bisa terjadi. Beberapa solusi praktis bagi nasabah:
Simpan Bukti Transaksi: Screenshot atau unduh bukti agar mudah diajukan ke pihak bank.
Periksa Mutasi Pembayaran: Cek melalui m-Banking; saldo biasanya kembali secara otomatis.
Tunggu Beberapa Waktu: Sistem bank butuh waktu untuk mengembalikan dana, biasanya beberapa hari.
Hubungi Layanan Bank: Gunakan Halo BCA melalui telepon, WhatsApp, aplikasi resmi, atau kantor cabang.
Beri Waktu untuk Investigasi: Bank akan menelusuri transaksi sebelum memutuskan pengembalian dana.
Langkah-langkah ini memberi kepastian bahwa uang tetap aman meski terjadi kendala teknis.
Waktu Pengembalian Dana dan Tips Aman
Proses pengembalian dana biasanya membutuhkan 7–14 hari kerja agar investigasi bank selesai dengan tepat. Dalam sebagian besar kasus, uang akan kembali karena dana sebenarnya hanya tersangkut di sistem (floating).
Nasabah tetap bisa aman bertransaksi selama mengikuti panduan: simpan bukti pembayaran, cek mutasi, dan hubungi pihak bank bila perlu. Kunci menghadapi kendala ini adalah tetap tenang, sabar, dan mengikuti prosedur resmi.
Lonjakan transaksi QRIS di Indonesia terus meningkat, menunjukkan masyarakat semakin nyaman beralih ke pembayaran digital. Dengan pemahaman dan langkah antisipatif, penggunaan QRIS BCA tetap praktis, aman, dan efisien.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League Dana Rp27 Triliun Disiapkan
- Jumat, 06 Februari 2026
Astra Hadirkan Karya Seni Kreatif Bersama indieguerillas di Stasiun MRT Setiabudi
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Harga Perak Hari Ini Mengalami Koreksi, Momentum Potensial untuk Para Investor
- Jumat, 06 Februari 2026
Syarat KUR Mandiri 2026: Hadir dengan Pinjaman Rp50 Juta untuk UMKM Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Harga Emas Perhiasan Stabil, Meningkatkan Kepercayaan Investor dan Konsumen Pasar
- Jumat, 06 Februari 2026
BI Tegaskan Ekonomi Indonesia Tetap Solid Meski Moodys Pangkas Outlook
- Jumat, 06 Februari 2026












