Persyaratan Pengajuan KUR BRI 2025 Tawarkan Bunga Ringan Untuk Dorong UMKM
- Rabu, 01 Oktober 2025
JAKARTA - Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 kembali menjadi perhatian bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Program ini dihadirkan pemerintah untuk memperkuat akses permodalan serta mendukung UMKM agar lebih berkembang. Melalui KUR BRI, masyarakat dapat memperoleh tambahan modal dengan bunga rendah dan syarat yang lebih sederhana.
Bank BRI sebagai salah satu penyalur resmi menyediakan pembiayaan dengan berbagai pilihan sesuai kebutuhan nasabah. Dengan skema ini, para pelaku usaha memiliki kesempatan memperluas usaha tanpa terbebani bunga yang tinggi. Hal ini tentu sejalan dengan misi pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca JugaKredit Pintar Apakah Legal & Terdaftar di OJK? Cek Faktanya di Sini!
Program ini terbuka bagi calon debitur yang memiliki usaha produktif, layak dibiayai, serta belum pernah memperoleh kredit komersial. KUR BRI hadir bukan sekadar pinjaman, melainkan juga menjadi dukungan nyata bagi pengusaha kecil dalam meningkatkan kapasitas bisnisnya.
Jenis dan Plafon Pinjaman KUR
Dalam KUR BRI 2025, terdapat tiga jenis pinjaman dengan ketentuan berbeda. Pertama, KUR Supermikro yang tidak memiliki batas plafon pinjaman. Jenis ini terutama ditujukan bagi ibu rumah tangga maupun pekerja yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan baru merintis usaha.
Kedua, KUR Mikro yang terbagi dalam dua kategori, yaitu usaha sektor 4P (Pertanian, Perikanan, Peternakan, Perkebunan) dan sektor non-4P. Plafon pinjaman untuk usaha 4P bisa mencapai maksimal empat kali dengan total Rp400 juta. Sementara usaha non-4P mendapat plafon maksimal dua kali dengan total Rp200 juta.
Ketiga, KUR Kecil yang memiliki plafon lebih besar, yaitu mulai Rp50 juta hingga Rp500 juta. Jenis ini biasanya diberikan kepada UMKM yang sudah produktif minimal 3–6 bulan dan layak dibiayai. Dengan fleksibilitas tersebut, setiap pelaku usaha bisa menyesuaikan jenis KUR dengan kebutuhan modal mereka.
Selain fleksibilitas plafon, program ini juga memberikan kemudahan dalam hal agunan. Untuk pinjaman hingga Rp100 juta, tidak diperlukan jaminan tambahan. Namun untuk jumlah pinjaman di atas itu, agunan menjadi syarat sesuai dengan ketentuan Bank BRI.
Persyaratan Pengajuan Pinjaman
Calon nasabah KUR BRI 2025 perlu memenuhi persyaratan umum agar dapat mengajukan pinjaman. Dokumen yang wajib disiapkan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta akta nikah bagi yang sudah menikah. Selain itu, dibutuhkan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha dari kelurahan, serta NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
Syarat usia juga diberlakukan, yaitu minimal 17 tahun atau 21 tahun khusus KUR Mikro. Pendaftar harus Warga Negara Indonesia dan memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan.
Ketentuan lain menyebutkan bahwa pemohon tidak sedang menerima kredit perbankan lain, kecuali pinjaman konsumtif seperti KPR, kredit kendaraan, atau kartu kredit.
Persyaratan ini dirancang agar bantuan KUR benar-benar tepat sasaran bagi usaha kecil yang membutuhkan modal tambahan. Dengan mekanisme seleksi ini, BRI memastikan pinjaman disalurkan kepada pelaku usaha yang memiliki prospek pengembangan.
Prosedur Pengajuan dan Besaran Bunga
Pengajuan KUR BRI 2025 dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara online maupun offline. Melalui jalur online, pendaftar bisa mengakses situs kur.bri.co.id atau aplikasi BRImo.
Prosesnya dimulai dari registrasi akun, login, lalu mengajukan pinjaman dengan mengisi formulir, mengunggah dokumen, dan menghitung simulasi angsuran sebelum mengirimkan permohonan. Setelah itu, calon debitur tinggal menunggu jadwal survei lapangan dari pihak bank.
Sementara itu, jalur offline dapat ditempuh dengan datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat. Nasabah menyerahkan dokumen, lalu menunggu survei verifikasi lapangan. Setelah proses selesai, pencairan dana umumnya memerlukan waktu sekitar 3 hingga 7 hari kerja.
Besaran bunga KUR BRI 2025 juga sangat kompetitif. Untuk KUR Supermikro, bunga hanya 3% efektif per tahun. Sedangkan untuk KUR Mikro dan KUR Kecil, bunga ditentukan berdasarkan urutan pinjaman.
Pinjaman pertama dikenakan bunga 6% efektif per tahun, kedua 7%, ketiga 8%, dan keempat 9% per tahun. Skema ini mendorong nasabah untuk lebih disiplin mengelola pinjaman sejak awal.
Melalui prosedur yang jelas, bunga rendah, dan dukungan pemerintah, program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM. KUR BRI 2025 tidak hanya menjadi solusi finansial, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Alif Bais Khoiriyah
wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Serie A Selesaikan Berbagai Proses Transfer Pada Hari Terakhir Bulan Januari
- Jumat, 06 Februari 2026
Juara Kelas Bulu UFC Ilia Topuria Isyaratkan Segera Kembali Bertarung Di Oktagon
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Mengenal Aplikasi Faspay Adalah: Solusi Pembayaran Digital Era Modern
- Sabtu, 07 Februari 2026
Prudential Syariah Fokus Perlindungan dan Perencanaan Finansial Lintas Mata Uang Keluarga
- Jumat, 06 Februari 2026
AXA Mandiri Capai Pertumbuhan Positif Premi Asuransi Kesehatan Tahun Ini
- Jumat, 06 Februari 2026
Harga Perak Hari Ini Mengalami Koreksi, Momentum Potensial untuk Para Investor
- Jumat, 06 Februari 2026
Syarat KUR Mandiri 2026: Hadir dengan Pinjaman Rp50 Juta untuk UMKM Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026











