Sabtu, 07 Februari 2026

Purbaya Klarifikasi Tidak Perintahkan Kenaikan Suku Deposito Valas

Purbaya Klarifikasi Tidak Perintahkan Kenaikan Suku Deposito Valas
Purbaya Klarifikasi Tidak Perintahkan Kenaikan Suku Deposito Valas

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dirinya tidak memerintahkan bank untuk menaikkan suku bunga deposito valas hingga 4 persen.

Kenaikan suku bunga tersebut dilakukan secara mandiri oleh empat bank negara, yaitu Mandiri, BNI, BRI, dan BTN. Purbaya menekankan bahwa kebijakan bank sepenuhnya berbasis mekanisme pasar, bukan arahan dari pemerintah.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kenaikan suku bunga tidak salah ditafsirkan sebagai intervensi dari Menkeu. Ia juga menambahkan bahwa tindakan inspeksi mendadak ke kantor BNI merupakan bagian dari pengawasan rutin, bukan bentuk tekanan terhadap bank.

Baca Juga

Kredit Pintar Apakah Legal & Terdaftar di OJK? Cek Faktanya di Sini!

Purbaya menegaskan bahwa keputusan bank dalam menetapkan suku bunga deposit valas tetap bersifat market based, sesuai kondisi likuiditas dan permintaan deposan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan pasar dan kestabilan nilai tukar rupiah.

Strategi Pemerintah Tarik Dana Valas WNI

Pemerintah merancang strategi untuk menarik kembali simpanan dollar WNI yang disimpan di luar negeri. Skema ini akan dilengkapi insentif agar masyarakat lebih tertarik menempatkan simpanan dollar di dalam negeri. Tujuannya untuk meningkatkan cadangan devisa dan menambah likuiditas dollar di perbankan nasional.

Purbaya menjelaskan, dana yang kembali diharapkan bisa mendukung pembiayaan proyek strategis pemerintah. Insentif akan dirancang sedemikian rupa sehingga deposan tidak perlu repot mengirimkan dollar ke dalam negeri, namun tetap mendapatkan keuntungan yang menarik.

Langkah ini akan berjalan secara bertahap dan diharapkan mulai efektif dalam waktu dekat. Pemerintah berupaya agar kebijakan ini tidak menimbulkan gejolak di pasar valuta asing maupun sektor perbankan domestik.

Dampak Kebijakan Terhadap Pasar dan Rupiah

Purbaya menyebutkan, meski bank menaikkan suku bunga deposito valas, hal ini tidak akan berdampak langsung pada arah kebijakan pemerintah. Suku bunga yang ditetapkan bank dipengaruhi oleh permintaan pasar dan strategi internal bank masing-masing.

Kebijakan ini justru diharapkan dapat menjaga stabilitas rupiah dan mendorong arus dana masuk ke perbankan nasional. Dengan mekanisme market based, bank tetap memiliki fleksibilitas menyesuaikan penawaran suku bunga sesuai kondisi ekonomi dan likuiditas.

Selain itu, strategi menarik dana valas juga mendukung pembiayaan berbagai proyek strategis pemerintah, tanpa harus memaksakan kenaikan suku bunga. Purbaya menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara stabilitas moneter dan penguatan cadangan devisa.

Skema Insentif dan Penguatan Devisa

Purbaya menuturkan, pemerintah tengah menyiapkan skema insentif yang menarik bagi WNI agar menyimpan dollar di dalam negeri. Skema ini bertujuan meningkatkan cadangan devisa sekaligus menambah likuiditas di sektor perbankan nasional.

Dengan insentif yang tepat, masyarakat tidak perlu repot mengirimkan dollar dari luar negeri. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat sistem keuangan nasional dan mendukung proyek-proyek strategis yang menjadi prioritas pemerintah.

Purbaya optimis skema ini dapat diterapkan dalam waktu satu bulan ke depan. Pemerintah akan terus memantau respons masyarakat dan memastikan kebijakan berjalan efektif tanpa menimbulkan ketidakstabilan pasar.

Alif Bais Khoiriyah

Alif Bais Khoiriyah

wartafinansial.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Mengenal Aplikasi Faspay Adalah: Solusi Pembayaran Digital Era Modern

Mengenal Aplikasi Faspay Adalah: Solusi Pembayaran Digital Era Modern

Prudential Syariah Fokus Perlindungan dan Perencanaan Finansial Lintas Mata Uang Keluarga

Prudential Syariah Fokus Perlindungan dan Perencanaan Finansial Lintas Mata Uang Keluarga

AXA Mandiri Capai Pertumbuhan Positif Premi Asuransi Kesehatan Tahun Ini

AXA Mandiri Capai Pertumbuhan Positif Premi Asuransi Kesehatan Tahun Ini

Harga Perak Hari Ini Mengalami Koreksi, Momentum Potensial untuk Para Investor

Harga Perak Hari Ini Mengalami Koreksi, Momentum Potensial untuk Para Investor

Syarat KUR Mandiri 2026: Hadir dengan Pinjaman Rp50 Juta untuk UMKM Nasional

Syarat KUR Mandiri 2026: Hadir dengan Pinjaman Rp50 Juta untuk UMKM Nasional