Zcash Melonjak 17% saat Likuidasi Kripto Capai USD 345 Juta

Penulis: Redaksi
Kamis, 17 September 2026 | 17:42:00 WIB

WARTAFINANSIAL.COM — Zcash melonjak lebih dari 17% ke hampir USD 1.358, memimpin penguatan aset kripto utama di tengah gelombang likuidasi senilai USD 345 juta dalam 24 jam terakhir. Pedagang yang bertaruh pada penurunan harga menanggung kerugian terbesar, dengan posisi short menyumbang USD 208 juta dari total likuidasi.

Kenaikan zcash terjadi saat mayoritas mata uang kripto besar bergerak naik tipis. Solana dan hyperliquid masing-masing menambah sekitar 3%, sementara BNB, dogecoin, dan ether naik sekitar 2%. Bitcoin menguat 1% ke posisi sedikit di atas USD 76.400, XRP bergerak sama, dan tron stagnan.

Data dari CoinGlass mencatat 86.816 pedagang dilikuidasi dalam periode 24 jam dengan total nilai USD 345 juta. Likuidasi terjadi ketika bursa menutup paksa posisi berleverage karena jaminan pedagang tidak lagi menutupi kerugian.

Posisi Short Jadi Korban Terbesar

Posisi short mendominasi kerugian dengan nilai USD 208 juta, berbanding USD 137 juta dari posisi long. Artinya, sebagian besar kerugian menimpa pedagang yang bertaruh harga akan turun.

Ether memimpin dengan likuidasi hampir USD 89 juta, disusul bitcoin USD 85 juta dan zcash USD 56 juta. Order tunggal terbesar adalah posisi bitcoin senilai USD 18 juta yang ditutup di Hyperliquid.

Zcash menghasilkan likuidasi USD 56 juta di atas kapitalisasi pasar USD 23 miliar. Rasio ini menunjukkan leverage yang cukup besar menopang pergerakan harga aset tersebut.

Keputusan The Fed dan Kegagalan CLARITY Act

The Fed menaikkan kisaran suku bunga acuan sebesar seperempat poin menjadi 375 hingga 400 basis poin. Ini merupakan kenaikan pertama dalam siklus ini setelah pasar memperkirakan langkah tersebut dengan peluang sekitar 69%.

Bitcoin nyaris tidak bergerak setelah keputusan itu. Alex Kuptsikevich, kepala analis pasar di FxPro, menyebut dalam surel bahwa bitcoin sudah "overreacted negatively" terhadap kegagalan CLARITY Act di Senat pekan ini.

Menurut Kuptsikevich, kondisi itu membuat bitcoin kurang terpapar dampak penguatan dolar. Pasar kripto secara keseluruhan menunjukkan reaksi yang terbatas terhadap keputusan bank sentral AS.

Leverage Jadi Faktor Penentu Arah

Pergerakan zcash yang jauh melampaui aset kripto utama lain menarik perhatian pada struktur leverage di pasarnya. Setiap kenaikan harga sebelumnya didorong oleh pembangunan posisi berleverage.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah leverage tersebut akan kembali terbangun sepanjang hari perdagangan. Jika ya, potensi pergerakan harga besar masih terbuka. Jika tidak, kenaikan zcash bisa kehilangan tenaga.

Bagi pedagang, kejadian ini menjadi pengingat bahwa posisi berleverage memperbesar keuntungan sekaligus kerugian. Dalam 24 jam terakhir, sisi kerugian jatuh lebih berat pada mereka yang salah arah.

Reporter: Redaksi