BNI dan Pajakind Integrasikan Layanan Digital Keuangan Perpajakan UMKM
JAKARTA - BNI menjalin kerja sama dengan Pajakind untuk mempermudah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam mengelola kebutuhan transaksi bisnis dan perpajakan secara digital.
Saat ini, kawasan Asia dan Timur Tengah tengah memasuki salah satu siklus investasi infrastruktur terbesar dalam sejarah aviasi.
Investor akan menggelontorkan dana hingga US$240 miliar untuk pengembangan bandara-bandara di kawasan ini.
Menurut Airports Council International, investasi baru di sektor bandara akan menciptakan kapasitas tambahan bagi 1,24 miliar penumpang.
Kerja sama melalui Program BNIdirect bisnis x Pajakind tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di Wholesale Innovation Hub, RDTX Square, Jakarta, belum lama ini.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya BNI memperluas dukungan terhadap pelaku usaha melalui layanan digital yang dapat membantu pengelolaan aktivitas bisnis sehari-hari.
“Melalui kolaborasi dengan Pajakind, kami ingin memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengelola kebutuhan transaksi bisnis sekaligus perpajakan secara digital, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnisnya,” ujar Okki dari Sumbernya, Selasa (15/9/2026).
Melalui BNIdirect bisnis, nasabah dapat mengelola rekening dan berbagai kebutuhan transaksi usaha, mulai dari pengecekan saldo, pembayaran gaji, pembayaran tagihan dan Virtual Account, pembayaran pajak, hingga pengajuan pembiayaan.
Layanan tersebut juga mendukung skema single user ataupun multi user hingga tiga pengguna, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan bisnis.
Pajakind menyediakan berbagai layanan perpajakan digital, mulai dari konsultasi pajak secara daring, pembuatan dan pembayaran e-Billing, e-Meterai digital, hingga pendampingan untuk kebutuhan perpajakan yang lebih kompleks.
Integrasi kedua layanan tersebut memungkinkan pelaku usaha mengakses kebutuhan perbankan dan perpajakan secara lebih praktis dalam mendukung pengelolaan operasional sehari-hari.
Menurut Okki, kemudahan tersebut diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan efisiensi administrasi sekaligus memperkuat pengelolaan bisnis agar dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus memperluas kolaborasi dengan mitra strategis dan mengembangkan solusi digital untuk mendukung pertumbuhan UMKM serta aktivitas sektor riil.
Memasuki usia ke-80 dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI terus memperkuat inovasi dan kolaborasi agar pelaku usaha memperoleh akses layanan keuangan yang semakin mudah, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.