WARTAFINANSIAL.COM — Api yang melahap pabrik lampu di Batuceper, Kota Tangerang, Banten, masih berkobar setelah 10 jam pemadaman, Rabu (16/9) malam. Area terbakar meluas menjadi sekitar 1 hektar akibat bahan baku yang sulit dipadamkan dan pasokan air yang jauh. Belum ada laporan korban jiwa, tetapi sejumlah petugas pemadam mengalami luka ringan dan sesak napas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, menyatakan proses pemadaman berlangsung lama karena bahan baku yang terbakar terus memunculkan nyala api.

"Sudah 10 jam, dan sampai saat ini, kami masih melakukan proses pemadaman karena bahan baku yang terbakar masih menimbulkan nyala api," ucap Andia di lokasi kebakaran.

Pasokan Air Jauh dan Bahan Baku Sulit Dipadamkan

Dua kendala utama memperlambat proses pemadaman. Bahan baku di dalam gudang tergolong sulit dipadamkan, sementara lokasi suplai air berada cukup jauh dari titik kebakaran.

Kondisi itu membuat proses pemadaman sempat terhenti sebelum petugas kembali melanjutkan upaya dari sisi lain. Petugas Damkar berhasil memadamkan kobaran api di bagian depan pabrik.

Pemadaman kini difokuskan ke area belakang yang berisi barang elektronik. Menurut Andia, bagian tersebut masih terdampak dan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

"Area depan sudah padam, tapi dari area depan sampai ke belakang masih terdampak karena kebetulan berisi barang-barang elektronik," terangnya.

Penyebab Belum Diketahui, Dugaan Sementara Arus Pendek

Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan hingga malam ini. Dugaan sementara mengarah pada arus pendek di salah satu gudang, tetapi Andia tidak merinci lebih jauh temuan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan di lokasi. Belum ada keterangan resmi mengenai titik awal api berasal.

Petugas Alami Luka Ringan dan Sesak Napas

Laporan petugas PMI menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Penanganan medis hanya diberikan kepada sejumlah petugas Damkar yang mengalami luka ringan.

Beberapa petugas juga menjalani terapi oksigen akibat sesak napas saat bertugas di lokasi. Nilai kerugian material masih dalam proses penghitungan pihak perusahaan.

BPBD Kota Tangerang belum memberikan perkiraan kapan pemadaman tuntas. Petugas tetap bersiaga di lokasi untuk mencegah api menyebar ke area pabrik yang belum terbakar.

Reporter: Redaksi