WARTAFINANSIAL.COM — Urusan halal zaman sekarang sudah jauh melampaui urusan daging dan restoran. Buktinya bisa dilihat di Pekan Halal Indonesia 2026 yang resmi dibuka Jumat (28/8) di JICC, Jakarta. Acara yang berlangsung tiga hari ini sengaja dirancang sebagai ruang bertemunya pelaku usaha, institusi pendidikan, komunitas, sampai masyarakat umum—bukan sekadar pameran dagang biasa.
Gelaran perdana ini bahkan berkolaborasi dengan EduNation Festival. Jadi, pengunjung yang datang bisa sekalian mengeksplorasi peluang pendidikan sambil melihat perkembangan industri halal terkini.
Lebih dari Sekadar Sertifikasi
Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana, menegaskan bahwa industri halal hari ini sudah bertransformasi menjadi ekosistem besar. Cakupannya meliputi halal living, fashion, gaya hidup, hingga inovasi keuangan.
“Kami ingin masyarakat dapat menemukan berbagai produk dan layanan, memperoleh wawasan baru, sekaligus merasakan secara langsung bagaimana ekosistem halal berkembang dan hadir dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Potensi pasar halal Indonesia memang tidak bisa diremehkan. Tenaga Ahli Kepala BPJPH Bidang Komunikasi dan Kehumasan, M. Fariza Y. Irwady, menyebut Indonesia punya basis pasar raksasa dengan populasi lebih dari 290 juta jiwa yang mayoritas beragama Islam.
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sendiri tercatat sudah menerbitkan sekitar 31.000 sertifikasi halal. Menariknya, perhatian terhadap pasar halal juga datang dari negara-negara non-Muslim seperti Korea Selatan, Tiongkok, dan Thailand.
“Sertifikasi halal jangan hanya dilihat sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai potensi untuk meningkatkan nilai tambah dan membuka akses pasar yang lebih luas,” kata Fariza.
Buat Generasi Muda yang Mau Go Global
Kolaborasi dengan EduNation Festival menjawab kebutuhan anak muda yang ingin punya wawasan internasional tanpa kehilangan identitas. Perwakilan KOPIN, Ustadz Abdurrahman, menjelaskan bahwa pendidikan saat ini harus mencetak generasi yang cerdas sekaligus berkarakter.
“Halal bukan hanya mengenai aturan agama, tetapi juga bagaimana kita menjalani kehidupan. Penting bagi generasi muda untuk memahami makna halal sekaligus memiliki wawasan global,” ujarnya.
Konsep ini diterjemahkan lewat tiga nilai utama: berwawasan global, berkarakter keislaman, dan berkarakter halal.
Masih Ada Dua Hari buat Nongkrong dan Belajar
Buat yang belum sempat datang hari ini, tenang. PHI 2026 masih berlangsung Sabtu (29/8) dan Minggu (30/8) di Hall A dan Cenderawasih JICC. Ada banyak agenda talkshow yang membahas topik kekinian, mulai dari ekonomi syariah, bisnis, keuangan, cryptocurrency, pendidikan, sampai perkembangan gaya hidup halal.
Uniknya, acara ini juga melibatkan komunitas otomotif dan bikers sebagai bagian dari pengalaman pengunjung. Jadi, suasana yang terbangun bukan kaku ala pameran formal, tapi lebih cair dan dekat dengan keseharian.
Dengan perpaduan pameran, edukasi, dan komunitas, PHI 2026 layak masuk daftar agenda akhir pekan—apalagi kalau kamu sedang mencari referensi produk halal atau peluang kolaborasi bisnis baru.