Pergerakan Harga Emas Antam Sepekan Menguat Rp 65.000 Beserta Buyback
JAKARTA - Nilai jual logam mulia Antam dalam kurun tujuh hari terakhir menunjukkan pergerakan naik turun yang mendominasi tren penguatan.
Berdasarkan portal resmi Logam Mulia, pada Senin (17/8/2026), nilai jual logam mulia Antam pecahan 1 gram terangkat Rp 2.000 per gram, dari Rp 2.675.000 menjadi Rp 2.677.000 tiap gramnya.
Di samping itu, tarif buyback logam mulia Antam turut bertambah Rp 5.000 per gram, dari Rp 2.525.000 ke level Rp 2.530.000 setiap gram.
Tiba pada Selasa (18/8/2026), nilai jual logam mulia Antam kembali melonjak.
Angka penjualannya terangkat Rp 18.000 per gram, dari posisi awal Rp 2.677.000 menuju Rp 2.695.000.
Pada sudut lain, tarif buyback logam mulia Antam melambung Rp 25.000 tiap gram, dari Rp 2.530.000 ke posisi Rp 2.555.000.
Lanjut pada Rabu (19/8/2026), nilai jual logam mulia Antam berganti melemah.
Patokan angkanya merosot Rp 50.000 per gram, dari Rp 2.695.000 menuju angka Rp 2.645.000.
Tarif buyback logam mulia Antam pun meluncur turun Rp 50.000 per gram, dari Rp 2.555.000 menjadi Rp 2.505.000.
Memasuki Kamis (20/8/2026), nilai jual logam mulia Antam kembali melonjak drastis.
Angka penjualannya melompat Rp 80.000 per gram, dari Rp 2.645.000 ke posisi Rp 2.725.000.
Sementara itu, tarif buyback logam mulia Antam ikut terangkat Rp 80.000 per gram, dari Rp 2.505.000 hingga Rp 2.585.000.
Pada Jumat (21/8/2026), nilai jual logam mulia Antam tidak menunjukkan pergeseran.
Angka penjualannya menetap di angka Rp 2.725.000 setiap gram.
Begitu pula dengan tarif buyback logam mulia Antam yang tidak bergeming di level Rp 2.585.000 tiap gram.
Tiba pada Sabtu (22/8/2026), nilai jual logam mulia Antam kembali bergerak naik.
Angka penjualannya menguat Rp 15.000 per gram, dari Rp 2.725.000 menuju Rp 2.740.000.
Sementara itu, tarif buyback logam mulia Antam bertambah Rp 15.000 per gram, dari Rp 2.585.000 ke posisi Rp 2.600.000.
Hingga Minggu (23/8/2026), nilai jual logam mulia Antam masih bertahan pada posisi Rp 2.740.000 tiap gram.
Secara menyeluruh, nilai jual logam mulia Antam sepanjang satu minggu melonjak Rp 65.000 per gram, dari Rp 2.675.000 pada Senin (17/8/2026) menuju Rp 2.740.000 per gram pada Minggu (23/8/2026).
Sementara itu, tarif buyback logam mulia Antam terangkat Rp 75.000 per gram, dari Rp 2.525.000 menjadi Rp 2.600.000 pada rentang hari yang sama.
Pertambahan harian paling tinggi pada nilai jual logam mulia Antam terjadi pada Kamis (20/8/2026), sewaktu angka penjualan melompat Rp 80.000 per gram.
Sedangkan kemerosotan harian paling dalam terdata pada Rabu (19/8/2026), yakni senilai Rp 50.000 per gram.
Adapun untuk tarif buyback, pertambahan harian terbesar turut terjadi pada Kamis (20/8/2026), yaitu Rp 80.000 per gram.
Sementara kemerosotan harian paling dalam terdata pada Rabu (19/8/2026), sebesar Rp 50.000 per gram.
Berikut daftar tarif logam mulia Antam paling gres di Logam Mulia pada Minggu (23/8/2026), mulai varian paling ringan sampai paling berat:
Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.420.000
Emas Antam 1 gram: Rp 2.740.000
Emas Antam 2 gram: Rp 5.420.000
Emas Antam 3 gram: Rp 8.105.000
Emas Antam 5 gram: Rp 13.475.000
Emas Antam 10 gram: Rp 26.895.000
Emas Antam 25 gram: Rp 67.112.000
Emas Antam 50 gram: Rp 134.145.000
Emas Antam 100 gram: Rp 268.212.000
Emas Antam 250 gram: Rp 670.265.000
Emas Antam 500 gram: Rp 1.340.320.000
Emas Antam 1.000 gram (1 kilogram): Rp 2.680.600.000
Sebagai pembanding, patokan harga logam mulia dipengaruhi beragam pertimbangan, di antaranya pergerakan harga komoditas emas dunia, nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS, penyesuaian bunga bank sentral, situasi geopolitik global, hingga dinamika penawaran serta permintaan pasar.