Dolar AS Melemah Pagi Ini Terhadap Rupiah Akibat BI Rate Tetap 5,75%
JAKARTA - Kurs mata uang dolar Amerika Serikat (AS) tampak melesu di hadapan rupiah. Pagi hari ini sewaktu pembukaan nilai tukar rupiah atas mata uang dolar AS mulai terpangkas menjauh dari angka Rp 17.800.
Melansir dari Sumbernya, Kamis (20/8/2026) kurs rupiah terangkat 46 poin atau berkisar 0,26% terhadap dolar AS pagi hari ini.
Posisi mata uang bertahan di rentang Rp 17.794.
Di masa sebelumnya, mata uang dolar AS terus menanjak sejak awal pekan.
Barulah hari ini, mata uang rupiah sedikit bertenaga menekan kurs mata uang negeri Paman Sam.
Penguatan mata uang rupiah terjadi persis selepas Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk menahan BI rate pada posisi 5,75% di siang hari kemarin.
Bukan hanya itu, tingkat bunga deposit facility 4,75% serta lending facility 6,50%.
Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti menuturkan penetapan tersebut merupakan bentuk komitmen menguatkan stabilitas kurs rupiah.
"Keputusan ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah," kata Destry dalam pengumumannya, Rabu (19/8/2026) kemarin.