Nilai Tukar Rupiah Terangkat ke Rp17.843 Per Dolar AS Sebelum RDG BI

Nilai Tukar Rupiah Terangkat ke Rp17.843 Per Dolar AS (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:28:59 WIB

JAKARTA - Kurs mata uang rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan, beriringan dengan dominasi mata uang kawasan Asia yang merambat naik di tengah penurunan indeks dolar AS.

Para pelaku pasar tampak memilih posisi bertindak wait and see mendahului pengumuman keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang diumumkan pada sore hari ini.

Menilik pada data pengamatan Doo Financial Futures pada pukul 09.50 WIB, rupiah diawali pada level Rp17.843 atau terangkat 0,11% dibandingkan penutupan lalu.

Pergerakan data pasar turut memperlihatkan mayoritas mata uang di benua Asia merangkak naik berhadapan dengan dolar AS.

Lonjakan tertinggi ditorehkan oleh won Korea Selatan yang terangkat 0,79%, disusul yen Jepang sebesar 0,18%, dolar Taiwan senilai 0,17%, serta dolar Singapura yakni 0,10%.

Adapun yuan China merayap naik tipis 0,03% dan dolar Hong Kong terangkat 0,02%.

Di lain pihak, beberapa mata uang Asia lainnya masih tertahan di area koreksi.

Penurunan terdalam dialami peso Filipina yang terkoreksi 0,09%, disusul rupee India yang merosot 0,07%, baht Thailand tergerus 0,06%, serta ringgit Malaysia menyusut 0,05%.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyampaikan rupiah tetap memiliki peluang tertekan terhadap dolar AS seiring meningginya ancaman geopolitik dan melonjaknya harga minyak bumi.

“Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia,” kata Lukman, Rabu (19/8/2026).

Walau begitu, penekanan terhadap posisi rupiah diprediksi tidak bakal terlampau dalam.

Para pelaku pasar cenderung bersikap wait and see menunggu pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan bakal rilis sore ini.

“Namun pelemahan mungkin akan terbatas, dengan investor cenderung wait and see menantikan RDG BI sore ini,” tutur Lukman.

Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah berada pada rentang Rp17.800-Rp17.900 per dolar AS selama sesi transaksi hari ini.

Reporter: Moch Febrianto