Nilai Emas Lampaui US$ 4.400 Usai Melonjak Tajam Pada Pekan Lalu di AS

Nilai Emas Lampaui US$ 4.400 Usai Melonjak (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:50:14 WIB

WASHINGTON - Angka emas melewati level US$ 4.400 per ons troi pada sesi perdagangan Selasa (11/8/2026), setelah naik hampir 7,5% selama sepekan sebelumnya.

Lonjakan komoditas tersebut terjadi menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat.

Mengutip laporan dari Sumbernya, nilai emas meningkat 0,24% hingga berada pada kisaran US$ 4.400,71 per ons troi.

Penguatan harga emas sebelumnya dipicu oleh penurunan data tenaga kerja AS sebesar 20.000 payrolls, yang berbarengan dengan revisi penurunan angka bulan sebelumnya melebihi 100.000 lapangan kerja.

Pergerakan emas pekan lalu sukses menyedot atensi para pelaku pasar setelah sempat mengalami fase konsolidasi panjang pada kisaran US$ 4.000 per ons troi.

Namun demikian, tingkat keberlanjutan tren kenaikan ini masih diliputi ketidakpastian.

"Saya masih skeptis dan menilai prospek emas dalam jangka pendek masih belum jelas," kata Fawad Razaqzada, Market Analyst Forex.com.

Analis menunjuk kisaran US$ 4.365 hingga US$ 4.425 per ons troi sebagai batas resistance krusial yang menentukan arah pergerakan selanjutnya.

Jika tidak berhasil bertahan di atas area tersebut, emas berpotensi tertekan ke batas support US$ 4.300-4.305, dilanjutkan ke US$ 4.200 dan US$ 4.100-4.120 per ons troi.

"Namun, jika emas gagal menembus resistance, risiko koreksi meningkat. Support awal berada di kisaran US$ 4.300-4.305 per ons troi, disusul US$ 4.200 per ons troi dan US$ 4.100- 4.120 per ons troi," jelas Fawad Razaqzada, Market Analyst Forex.com.

Situasi pasar juga kian dinamis seiring lonjakan harga minyak bumi yang hampir mencapai 5%, sehingga berpotensi memunculkan kembali tekanan inflasi global.

Perkembangan tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pelaku pasar terhadap arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed).

Reporter: Moch Febrianto