Gelar Wondr Fest Makassar BNI Pacu Pemberdayaan UMKM dan Digitalisasi

Gelar Wondr Fest Makassar (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:10:46 WIB

MAKASSAR - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melangsungkan Wondr Fest di area parkir Trans Studio Mall Makassar, Sabtu (8/8), sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 perseroan.

Kegiatan itu ditujukan guna memperluas pemahaman serta keterjangkauan keuangan, memicu transaksi nontunai, sekaligus mengokohkan pemberdayaan para pelaku UMKM setempat.

Petinggi BNI Kantor Wilayah 07 Makassar Muhammad Arafat menuturkan dalam keterangannya, Minggu, menerangkan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk eksekusi tema HUT ke-80 BNI, Swadharma Bhakti Nagara, yang merepresentasikan spirit pengabdian buat bangsa, negara, dan publik.

“Melalui pelaksanaan wondr Fest, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan, perluasan pemanfaatan layanan digital perbankan, penguatan ekosistem transaksi non-tunai, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal,” ujar Arafat.

Menurut beliau—(ditiadakan sesuai aturan penulisan: diganti) Menurut dia, Wondr Fest juga menjadi tempat kolaborasi antara BNI, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memfasilitasi alih teknologi digital serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pada kegiatan tersebut, BNI mendatangkan 40 pelaku UMKM lokal yang seluruhnya disediakani fasilitas QRIS BNI demi memfasilitasi transaksi secara digital.

Masyarakat yang hadir juga dapat mengenal serta memakai beraneka layanan perbankan digital BNI secara langsung.

BNI pun menawarkan promosi bagi warga yang memproses pembukaan rekening lewat wondr by BNI, antara lain imbalan tunai hingga Rp180.000 dan hadiah koper eksklusif.

Masyarakat yang datang juga bisa langsung melangsungkan transaksi nontunai pada pedagang UMKM yang terlibat.

Selain menyajikan pelaku usaha daerah, wondr Fest Makassar disemarakkan oleh performa Dewa 19, RAN, serta Maliq & D’Essentials.

Acara itu turut dihadiri oleh Direktur Network & Retail Funding BNI Rian Eriana Kaslan beserta barisan pejabat BNI Pusat serta Kantor Wilayah 07 Makassar.

Arafat menyebutkan, keberadaan BNI di tengah khalayak tidak hanya diwujudkan lewat penyediaan layanan perbankan, melainkan pula lewat beraneka program yang selaras dengan kebutuhan khalayak dan potensi ekonomi wilayah.

Pada area Makassar, metode tersebut diterapkan lewat pengembangan fasilitas, pendampingan pelaku usaha, digitalisasi transaksi, perluasan keterjangkauan keuangan, hingga program yang mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.

BNI pun terus memperlebar aksesibilitas layanan melalui wondr by BNI, BNIdirect, jaringan kantor cabang, serta Agen46 di berbagai kawasan.

Inovasi kanal tersebut ditujukan buat menjawab pergantian kebutuhan nasabah lintas generasi, mulai transaksi harian, edukasi, usaha, hingga perencanaan keuangan.

Menginjak usia 80 tahun, BNI menaruh momen HUT sebagai perenungan atas hubungan perseroan bersama khalayak yang telah terbentuk sejak berdiri pada 5 Juli 1946.

Sebagai bank awal yang dimiliki Republik Indonesia, BNI memuat peran historis dalam rekam jejak ekonomi nasional, termasuk melalui keterlibatannya pada pencetakan Oeang Republik Indonesia atau ORI.

“Delapan dekade perjalanan BNI menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus terus kami jaga. Karena itu, BNI akan terus beradaptasi, berinovasi, dan menghadirkan kontribusi yang relevan bagi kemajuan bangsa serta kesejahteraan masyarakat Indonesia,” kata Arafat.

Melalui wondr Fest serta bermacam program di daerah, BNI berupaya merawat kedekatan bersama khalayak sekaligus menguatkan digitalisasi transaksi, penguatan UMKM, dan perluasan akses keuangan selaku bagian dari kontribusi perseroan terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah.

Reporter: Moch Febrianto