Mata Uang Rupiah Melemah Lagi Dan Dolar AS Mendekati Rp18.000 Lagi
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada hari ini lagi-lagi mengalami kemerosotan atas dolar AS pada sesi perdagangan Jumat (7/8/2026).
Merujuk pada catatan yang dikumpulkan dari platform keuangan hingga sekitar jam 10.13 WIB, pasangan mata uang USD/IDR terpantau ada di kisaran Rp17.935,9 per dolar AS.
Pergerakan nilai rupiah hari ini memperlihatkan kurs uang masih berada pada rentang yang terus diawasi oleh para pelaku pasar.
Posisi tersebut memperlihatkan nilai rupiah hari ini tergerus sejumlah 37,2 poin atau kuranglebih 0,21 persen jika dibandingkan perdagangan waktu sebelumnya.
Kelemahan rupiah ini mencerminkan apresiasi kurs dolar AS terhadap mata uang lokal pada transaksi pagi hari.
Informasi transaksi menunjukkan rupiah hari ini bergerak pada area harian Rp17.909,3 hingga Rp17.946,9 per dolar AS.
Pergerakan tersebut menandakan nilai tukar rupiah masih berada di bawah angka Rp18.000 per dolar AS, yang mana pada beberapa kurun waktu terakhir menjadi salah satu rujukan pelaku pasar dalam memperhatikan dinamika mata uang.
Platform keuangan itu juga mencatat harga pembukaan transaksi berada pada posisi Rp17.898,7 per dolar AS, identik dengan posisi penutupan perdagangan waktu sebelumnya.
Kondisi ini memperlihatkan rupiah hari ini diawali tanpa adanya perubahan jika dibandingkan penutupan sebelumnya sebelum akhirnya bergerak merosot terhadap dolar AS.
Jika dilihat secara historis, koreksi rupiah juga tampak dalam fluktuasi kurun menengah serta panjang.
Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, nilai tukar USD/IDR tercatat tertekan 0,31 persen, yang menggambarkan penguatan rupiah atas dolar AS bila dibandingkan satu minggu sebelumnya.
Sementara itu, dalam jangka waktu satu bulan terakhir, nilai tukar USD/IDR juga mengalami penurunan senilai 0,20 persen.
Adapun pada periode tiga bulan, tren kenaikan dolar AS atas rupiah terdata sebesar 3,48 persen.
Dalam masa enam bulan terakhir, dolar AS merangkak naik 6,36 persen atas rupiah, sedangkan dalam durasi satu tahun terakhir peningkatannya mencapai angka 10,12 persen.
Informasi platform keuangan tersebut juga memperlihatkan rentang pergerakan USD/IDR dalam periode 52 minggu terakhir berada pada kisaran Rp16.085 sampai Rp18.197,5 per dolar AS.
Rentang angka tersebut mencerminkan dinamika rupiah atas dolar AS sepanjang satu tahun terakhir yang masih menjadi fokus para pelaku pasar, investor, maupun pelaku perdagangan.
Pergerakan rupiah hari ini turut memperlihatkan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih dipengaruhi oleh beragam dinamika ekonomi global serta kondisi pasar finansial.