Capaian Hasil Tambang Emas EMAS Melambung Tinggi pada Triwulan Kedua

Capaian Hasil Tambang Emas EMAS (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:26:56 WIB

JAKARTA - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mendokumentasikan kenaikan tajam atas output emas di kuartal II 2026 sejalan dengan penggenjotan daya kerja Tambang Emas Pani di Gorontalo.

Perusahaan ini mendulang 15.594 ounce emas, melesat kisaran 758% jika dibandingkan dengan 1.818 ounce pada kuartal terdahulu.

Pemasaran emas turut bertambah menjadi 6.439 ounce dari angka 516 ounce.

Pertumbuhan output ini ditunjang oleh pemikatan volume penggalian dan penumpukan bijih (stacking), serta kejelasan progres operasional fasilitas heap leach.

Selama kuartal II 2026, EMAS pun menghasilkan 29.796 ounce perak, tumbuh dari 3.496 ounce pada triwulan lalu.

Patokan harga jual rerata emas tercatat senilai US$4.382 per ounce.

"EMAS mencatat kuartal yang penting seiring Pani terus meningkatkan volume produksinya," ujar Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk Boyke P. Abidin dalam keterangannya.

EMAS membukukan beban kas emas sejumlah US890perouncesertaall?insustainingcost(AISC)bernilaiUS1.460 per ounce, tidak termasuk royalti.

Pihak perseroan tidak mengubah panduan cash cost 2026 di rentang US900?US1.100 per ounce dan AISC pada taraf US1.300?US1.450 per ounce.

Pihak pengelola memperkirakan pengeluaran per unit masih dapat berfluktuasi dalam periode singkat mengingat Tambang Emas Pani masih berada dalam fase peningkatan hasil.

Perseroan juga tidak mengubah sasaran output emas pada tahun ini di kisaran 100.000-115.000 ounce.

Tingkat produksi diprediksi merambat naik secara signifikan pada semester II 2026 seiring bergulirnya proses ramp-up Tambang Emas Pani yang ditopang peninggian laju pengerukan dan stacking setelah kesuksesan commissioning sarana heap leach.

Pada area pengembangan proyek, EMAS melanjutkan pengerjaan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) yang saat ini disetting guna mengawali operasional berkapasitas 12 juta ton bijih per tahun di 2028, lebih besar ketimbang estimasi awal sebesar 7,5 juta ton per tahun.

Pihak manajemen menargetkan penyelesaian seluruh area CIL pad di akhir bulan Desember 2026, sementara pergerakan pelaksana konstruksi pabrik dijadwalkan bergulir pada kuartal III 2026.

EMAS turut melaporkan perkembangan aktivitas eksplorasi pasca merilis kalkulasi sumber daya mineral awal di prospek Kolokoa sebesar 42 juta ton dengan kadar 0,33 gram emas per ton atau memuat sekitar 445 ribu ounce emas.

Ekstraksi tersebut menambah jumlah inventaris sumber daya mineral Tambang Emas Pani menjadi 333,5 juta ton dengan kandungan sekitar 7,4 juta ounce emas.

Hingga 30 Juni 2026, EMAS mengantongi dana kas dan setara kas sebesar US62juta,diluarkasyangdibatasipenerapannya,sertafasilitaspinjamanbankyangbelumdigunakansenilaiUS100 juta.

Entitas usaha ini pun masih memegang fasilitas pinjaman pemegang saham dari Sumbernya sebesar US$485 juta yang belum dimanfaatkan.

Reporter: Moch Febrianto