Rupiah Tembus Rp17.933 per Dolar AS Pasca Pengumuman Pertumbuhan PDB

Rupiah Tembus Rp17.933 per Dolar AS (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:26:55 WIB

JAKARTA - Nilai tukar rupiah melonjak drastis pada pertengahan pekan ini usai rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan kedua 2026.

Rabu (5/8), kurs rupiah pada pasar spot melonjak Rp 94 atau 0,52% menjadi Rp 17.933 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kurs rupiah Jisdor melonjak Rp 100 atau 0,55% menjadi Rp 17.937 per dolar AS.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan kedua mencapai 5,29% secara tahunan.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebesar 5,14% dalam survei Bloomberg.

Konsumsi rumah tangga yang menyumbang melebihi separuh perekonomian Indonesia tetap menjadi pendorong pertumbuhan utama, walaupun pertumbuhannya melambat menjadi 5,06% secara tahunan.

Sedangkan konsumsi pemerintah naik 15,97% secara tahunan.

Kenaikan rupiah ini seirama dengan pergerakan sebagian besar mata uang Asia.

Peso Filipina memimpin kenaikan sebesar 0,70%.

Dolar Taiwan melonjak 0,50%.

Baht Thailand melonjak 0,35%.

Won Korea melonjak 0,34%.

Rupee India melonjak 0,27%.

Yen Jepang melonjak 0,15%.

Ringgit Malaysia melonjak 0,06%.

Dolar Singapura melonjak 0,03%.

Dua mata uang Asia merosot terhadap dolar AS.

Yuan China merosot 0,03%.

Sementara dolar Hong Kong merosot tipis 0,006% terhadap the greenback.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia hari ini merosot 0,14% menjadi 99,71.

Indeks dolar telah merosot tiga hari berturut-turut.

Indeks dolar bahkan bergerak di bawah tingkat 100 dalam lima tahun terakhir.

Reporter: Moch Febrianto