Rabundo Bawa Bumbu Rendang Minang Tembus Pasar Nasional Bersama BRI!!!

Rabundo Bawa Bumbu Rendang Minang (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Senin, 03 Agustus 2026 | 11:00:08 WIB

LAMPUNG SELATAN - Sebuah kegelisahan sederhana menjadi titik awal munculnya Rabundo, bisnis bumbu praktis olahan Padang yang saat ini mengawali langkah merambah pasar nasional.

Berawal dari impian menghadirkan kembali rasa bangga atas cita rasa khas Nusantara, Rabundo tumbuh menjadi bukti nyata bahwa keberanian pelaku UMKM yang dibarengi bimbingan yang tepat mampu melapangkan jalan menuju pasar yang lebih luas.

Bisnis yang didirikan Tika Hayana pada 2025 di Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan tersebut berakar dari peristiwa yang mungkin dinilai sepele oleh banyak pihak.

"Rabundo berangkat dari keresahan pendiri yang melihat ada bumbu rendang di rak swalayan yang diimpor dari negara tetangga," ungkap Tika.

Sebagai keturunan asli Minangkabau, fenomena tersebut menyisakan tanda tanya besar di pikirannya.

Mengapa salah satu hidangan legendaris Indonesia justru lebih dominan diproduksi oleh pihak asing.

Kegelisahan tersebut lantas menjelma menjadi tekad kuat untuk menyajikan bumbu rendang asli Minang yang sanggup bersaing di pasar.

Kendati demikian, merintis bisnis dari nol bukanlah sebuah perjalanan yang gampang.

Selain menjaga agar cita rasa rendang tetap otentik, Tika pun mesti mengupayakan agar produknya mampu diserap pasar, memiliki ciri khas yang kuat, sampai melengkapi bermacam persyaratan perizinan demi bisa bersaing.

Di tengah proses memajukan bisnis tersebut, kemitraan Tika bersama pihak perbankan telah terjalin sejak 2023 ketika dirinya menjadi nasabah.

Saat Rabundo mengawali operasinya pada 2025, ia lantas memanfaatkan fitur transaksi pembayaran elektronik pihak perbankan guna menopang operasional usahanya.

Kemudahan sistem pembayaran itu membantu Rabundo melayani transaksi pembeli secara lebih praktis, cepat, dan aman.

Bagi bisnis yang tengah berkembang, efisiensi transaksi menjadi salah satu elemen krusial dalam menjaga kelancaran operasional sekaligus menyajikan pengalaman belanja yang lebih nyaman bagi para pembeli.

Sokongan pihak perbankan terhadap perjalanan Rabundo pun terus berlanjut.

Di mana, atas anjuran sesama pelaku UMKM, Tika bergabung dengan wadah pembinaan UMKM milik perbankan di Bakauheni guna memperoleh bimbingan dalam memajukan usahanya.

"Pertama kali mengenal Rumah BUMN BRI Bakauheni dari teman yang lebih dulu menjadi anggota. Beliau menyarankan saya untuk ikut bergabung karena akan banyak manfaat yang bisa didapatkan untuk meningkatkan performa usaha yang sedang kami jalani, baik dari segi fasilitas legalitas, pelatihan sampai bazar," kenangnya.

Seiring bimbingan serta kerja keras yang konsisten dilakukan, Rabundo pun bertumbuh kian pesat.

Saat ini bisnis tersebut telah mempekerjakan tiga orang staf dan memasarkan produk utamanya, yaitu bumbu rendang, lewat bermacam gerai ritel modern di Bandar Lampung maupun toko daring yang menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.

Langkah tersebut menjadi salah satu titik balik bagi Rabundo.

Sebab, di tengah bermacam tantangan yang dihadapi UMKM pada fase awal pengembangan bisnis, Tika bukan cuma memperoleh akses ke bermacam program penguatan kapasitas, melainkan juga menemukan sarana belajar serta jejaring dengan sesama pelaku usaha yang mempunyai semangat bertumbuh bersama.

Berbagai pembinaan yang diberikan wadah pembinaan tersebut membantu Rabundo memperkokoh fondasi bisnis, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, pemenuhan legalitas, hingga kesempatan memperluas cakupan pasar melalui bermacam agenda promosi.

"Peran Rumah BUMN BRI Bakauheni untuk Rabundo sangat terlihat. Baru saja Rabundo terpilih sebagai UMKM yang difasilitasi untuk perhitungan angka nilai gizi yang bekerja sama dengan SIG, kemudian teman-teman yang lain juga difasilitasi untuk mendapatkan sertifikat merek dagang secara gratis," ujarnya.

Bagi Tika, bantuan tersebut bernilai jauh melampaui sekadar urusan administratif.

Perizinan usaha, hak paten merek, hingga rincian nilai gizi menjadi bekal berharga agar produknya sanggup memenuhi standar yang disyaratkan pasar modern.

Ia pun merasa optimis Rabundo dapat terus mengepakkan sayap tanpa menanggalkan identitas utamanya sebagai bumbu rendang dengan cita rasa autentik.

"Keunggulan yang dimiliki Rabundo adalah premium taste, authentic taste, dan praktis, tidak perlu tambah bumbu apa pun," tegasnya.

Pada kesempatan terpisah, perwakilan direksi perbankan menyatakan bahwa lewat wadah pembinaan UMKM, pihak perbankan menyediakan sarana bagi para pelaku usaha untuk menimba ilmu, saling berbagi pengalaman, memperlebar jejaring, serta mendapatkan akses ke bermacam peluang ekspansi usaha.

Bimbingan tersebut diharapkan sanggup membimbing UMKM membangun fondasi bisnis yang kian solid sehingga mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Ketika UMKM mampu naik kelas, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha itu sendiri, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas. Pertumbuhan kapasitas usaha akan mendorong peningkatan produksi, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya,” tutup perwakilan direksi tersebut.

Reporter: Moch Febrianto