Perkembangan PKH BPNT Tahap Tiga: Status SI Hadir pada Bank BNI dan BRI
JAKARTA - Tahapan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga alokasi Juli, Agustus, serta September 2026 mulai menunjukkan progress.
Sejumlah wilayah mengabarkan status administrasi pencairan telah masuk ke tahap Standing Instruction (SI) pada dua bank penyalur, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI).
Progres tersebut menjadi salah satu penanda bahwasanya proses administrasi pencairan makin mendekati fase pengiriman uang ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Berdasarkan pemutakhiran per 30 Juli 2026, status SI bagi penyaluran PKH sudah muncul di BRI maupun BNI.
Di sisi lain, Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia (BSI) masih belum mencapai tahapan tersebut.
Keadaan senada juga tampak dalam penyaluran BPNT.
BRI beserta BNI sudah berstatus SI, sementara Bank Mandiri dan BSI masih menantikan penuntasan proses administrasi.
Status SI mengindikasikan fase administrasi setelah Surat Perintah Membayar (SPM) selesai dikerjakan.
Sesudah itu, tahapan selanjutnya yakni pengisian saldo bantuan menuju rekening penerima sebelum nantinya bisa dicairkan via KKS.
Walau begitu, kemajuan status tidak terjadi secara serentak di seluruh wilayah tanah air.
Tiap-tiap area mempunyai kecepatan yang berbeda sebab dipengaruhi oleh proses administrasi masing-masing bank penyalur dan mekanisme pada tingkat daerah.
Di beberapa kabupaten maupun kota, status SI telah tampak lebih dahulu, sementara wilayah lainnya masih berada pada fase SPM atau tahapan administrasi terdahulu.
Jika status SI sudah terdaftar pada sistem, tahapan penyaluran dana secara umum diproyeksikan terjadi dalam tempo beberapa hari ke depan.
Akan tetapi, durasi pencairan tetap dapat berbeda di tiap-tiap wilayah.
Di samping perkembangan di sistem penyaluran, aplikasi serta halaman resmi Cek Bansos juga mulai menampilkan pembaruan masa bantuan menjadi Juli, Agustus, dan September 2026.
Perubahan masa tersebut menandakan data kepesertaan sudah diperbarui bagi penyaluran tahap ketiga.
Bagi warga penerima yang masih mendapati periode April, Mei, dan Juni, keadaan tersebut tidak secara otomatis mengindikasikan bantuan dihentikan karena tahapan pembaruan data dikerjakan secara bertahap.
Sepanjang penerima masih tercatat sebagai KPM aktif dan memenuhi persyaratan program, pembaruan status dapat tampak pada waktu yang berbeda selaras dengan proses keselarasan data di tiap wilayah.
Pemerintah memang membagikan bantuan sosial secara bergelombang, sehingga pembaruan status dalam sistem maupun pencairan uang tidak dilakukan secara serentak di seluruh tanah air.
Maka dari itu, penerima disarankan untuk terus memantau info terbaru melalui aplikasi atau situs resmi Cek Bansos serta memeriksa saldo KKS secara berkala mengikuti jadwal penyaluran pada wilayah masing-masing.