Ekspor Sarang Burung Walet Jawa Tengah Tembus Pasar Taiwan Rp209 Juta

Ekspor Sarang Burung Walet (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Jumat, 31 Juli 2026 | 14:14:45 WIB

SEMARANG - Komoditas sarang burung walet (SBW) yang lazim dipanggil julukan emas putih kembali membuktikan harganya di pasar mancanegara.

Hasil pangan mewah ini sukses menjadi favorit dunia lantaran dimanfaatkan untuk bahan baku obat tradisional dan suplemen kesehatan dengan khasiat tinggi.

"Emas putih dikenal sebagai komoditas premium berpotensi ekspor berpeluang mendominasi pasar global. Tentunya berdaya saing di kancah perdagangan internasional harus berkualitas tinggi, higienis, aman dikonsumsi, bersih dari kotoran, tidak mengandung Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK). Keamanan pangan dan serangkaian tindakan karantina dari hulu hingga hilir menjadi kunci utama keberterimaan SBW di negara tujuan, "ujar Hari Yuwono Ady selaku Kepala Karantina Jawa Tengah.

Pencapaian produk berharga si emas putih menembus pasar Taiwan, kali ini sebanyak 1 peti, 20 kilogram senilai 209 juta rupiah siap dikirimkan melalui kargo Bandara Ahmad Yani.

Awalnya petugas karantina menjalankan pemeriksaan karantina secara disiplin, hasilnya menunjukkan puluhan kilogram SBW dalam keadaan sehat, higienis, aman dikonsumsi serta memenuhi standar biosekuriti.

Hari menambahkan bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu kawasan penyedia utama SBW di dunia.

Kualitas tinggi emas putih inilah membuat produk unggulan merajai bermacam negara area Asia yaitu Taiwan, Tiongkok, dan Hong Kong.

Angka ekonomi sangat besar diproyeksikan terus menyumbangkan devisa negara dan kesejahteraan rakyat.

Karantina Jawa Tengah selalu memastikan seluruh produk yang diperiksa memenuhi standar kesehatan dan keamanan produk hewan sebagaimana ditentukan dalam regulasi berlaku dari Sumbernya.

Reporter: Moch Febrianto