Akses Keuangan Digital BNI Diperluas via API dan BNIdirect Bisnis Baru

Akses Keuangan Digital BNI (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Rabu, 29 Juli 2026 | 12:10:18 WIB

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI gencar memperluas jangkauan kanal keuangan digital melalui pemantapan BNIdirect Bisnis, Open Banking API, serta kemitraan bersama perusahaan teknologi finansial maupun pelbagai platform digital.

Inisiatif ini difokuskan untuk memperkuat posisi BNI selaku penghubung transaksi pada ekosistem digital.

Fasilitas itu menyasar pemenuhan kebutuhan nasabah korporasi, usaha kecil dan menengah (UKM), hingga ritel.

Komitmen tersebut dibicarakan dalam Future Finance Jakarta 2026 di AYANA Midplaza Jakarta, belum lama ini.

Forum tersebut dihadiri kurang lebih 200 pembuat keputusan dari sektor perbankan, asuransi, teknologi finansial, pembayaran, dan ekosistem digital.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan bank tetap memegang peranan penting di tengah maraknya kemajuan platform digital.

Menurut pandangannya, peranan itu didukung tingkat kepercayaan, tata kelola, kepatuhan, dan infrastruktur keuangan yang dimiliki perbankan.

"Bank tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga menjadi mitra strategis yang menghubungkan berbagai pelaku usaha dan platform digital dalam satu ekosistem yang terintegrasi," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Melalui Open Banking API, BNI memungkinkan sistem perbankannya terintegrasi secara aman dengan aplikasi maupun platform milik mitra.

Fasilitas itu memudahkan pengguna mengakses layanan pembayaran, penerimaan dana, dan kebutuhan transaksi lain langsung dari platform yang digunakan.

BNI juga merancang konsep Banking as a Service dengan menyediakan API yang fleksibel dan mudah diintegrasikan.

Layanan itu dirancang agar dapat disesuaikan dengan pertumbuhan transaksi serta dilengkapi standar keamanan dan ketersediaan layanan.

Dengan pendekatan tersebut, nasabah tidak selalu perlu berpindah ke kanal perbankan untuk bertransaksi.

Layanan keuangan dapat diakses langsung dari aktivitas bisnis yang dijalankan pelanggan.

Dalam diskusi Future Finance Jakarta 2026, Wholesale Transaction Digital Channel Division Head BNI Efransyah Mudani memaparkan strategi perseroan merespons perubahan perilaku nasabah melalui pengembangan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor industri.

Ke depan, BNI memandang layanan keuangan akan semakin menyatu dengan proses bisnis nasabah.

Pemanfaatan kecerdasan artifisial juga diproyeksikan membantu menghadirkan layanan yang lebih personal, efisien, dan berbasis data.

"BNI menempatkan diri sebagai fondasi kepercayaan, penghubung ekosistem, sekaligus penyedia layanan keuangan terintegrasi melalui API untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang semakin terkoneksi dan inklusif," kata Okki.

Pemantapan BNIdirect Bisnis, Open Banking API, serta kemitraan digital tersebut menjadi strategi BNI untuk menjawab perubahan kebutuhan nasabah.

BNI juga menargetkan konektivitas antarpelaku usaha yang lebih luas dalam ekosistem ekonomi digital yang aman dan berkelanjutan.

Reporter: Moch Febrianto