Harga Emas Terpangkas Pagi Ini Investor Menanti Hasil Perhitungan Fed

Harga Emas Terpangkas Pagi Ini (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Rabu, 29 Juli 2026 | 12:10:17 WIB

SINGAPURA - Nilai tukar emas mengalami penurunan di awal waktu perdagangan Asia hari ini disebabkan dolar Amerika Serikat (AS) yang merangkak naik dan para pelaku pasar sedang menanti kepastian langkah Federal Reserve guna meraih penunjuk seputar inflasi dan trayek suku bunga AS.

Pada Rabu (29/7/2026) pukul 08.15 WIB, harga emas di pasar spot tergerus 0,1% menuju US$ 4.021,87 per ons troi.

Selarás, harga emas berjangka untuk komitmen pengiriman Agustus 2026 tergerus 0,4% menuju US$ 4.021,7 per ons troi.

Lembaga The Fed siap menyelesaikannya perundingan kebijakan dua harinya pada hari Rabu dan diperkirakan siap mempertahankan tingkat suku bunga tetap konstan.

Ekspektasi para pelaku pasar memperlihatkan kans 70% untuk posisi bertahan terhadap Fed Rate dan kans 30% untuk paling tidak kenaikan 25 basis poin, menurut instrumen FedWatch.

Pihak pasar mengkalkulasi kans kenaikan sebesar 76% pada bulan September.

Sementara itu, Bank of England maupun Bank of Japan diprediksi siap mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah pada hari Kamis (30/7/2026) dan Jumat (31/7/2026), serta berhati-hati terhadap peningkatan inflasi.

Dalam sesi ini, dolar AS bertengger di dekat posisi puncak dalam durasi satu bulan, menyebabkan logam mulia yang dinilai dalam mata uang greenback menjadi kian mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Komando Pusat AS menyampaikan pada hari Selasa bahwa Iran telah meluncurkan beberapa rudal balistik "dalam sebuah percobaan serangan mendadak terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah," dan bahwa rudal tersebut berhasil dicegat.

Sementara itu, pihak Oman telah memaparkan kepada Iran sebuah skema yang didukung oleh negara-negara kawasan Teluk untuk mengelola Selat Hormuz, termasuk memungut bea sukarela untuk pemanfaatannya, tutur sumber Teluk dan diplomat Barat kepada dari Sumbernya pada hari Selasa.

Pejabat AS tersebut kembali menolak wacana tentang bea transit atau ongkos untuk kapal yang melintas di selat tersebut.

Commerzbank pada hari Selasa mengoreksi turun proyeksi nilai emas di akhir tahun menjadi US$ 4.500 per ons troi dan memprediksi perak sanggup menembus US$ 67 per ons troi di akhir tahun.

Reporter: Moch Febrianto