BNI Siapkan Dana Rp 627 Miliar Demi Lakukan Aksi Pembelian Saham Kembali

BNI Siapkan Dana Rp 627 Miliar (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Selasa, 28 Juli 2026 | 10:12:33 WIB

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) berniat memproses pembelian kembali (buy back) saham dengan nominal maksimal Rp 627 miliar.

Modal untuk aktivitas buyback tersebut bersumber dari kas internal Perseroan.

Perseroan melalui pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin menyampaikan bahwa buy back saham tidak melebihi 20% dari modal disetor perseroan.

Nilai tersebut telah memperhitungkan biaya pelaksanaan buy back, termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya, yang diperkirakan maksimal sebesar 0,30% dari nilai buy back.

BBNI menerangkan, jikalau seluruh nominal buy back senilai Rp 627 miliar dijalankan memanfaatkan arus kas bebas (free cash flow), maka aktiva dan modal BBNI diperkirakan terkikis sejumlah nilai tersebut.

“Meski demikian, dampaknya terhadap biaya operasional dinilai tidak material, sehingga laba rugi BBNI diperkirakan tetap sejalan dengan target yang telah ditetapkan,” tulisnya dari Sumbernya.

BBNI juga meyakini pelaksanaan buy back tidak akan berdampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha, karena memiliki modal dan arus kas yang memadai untuk membiayai transaksi tersebut sekaligus mendukung operasional perusahaan.

BBNI menetapkan target buy back berlangsung secara berkala maupun berbarengan dalam rentang waktu paling lama tiga bulan, yakni selama 27 Juli hingga 28 Oktober 2026.

Merujuk pada kajian Perseroan, penanganan buyback tidak menyebabkan pergeseran yang besar bagi indikator keuangan perusahaan.

BBNI menegaskan modal yang dimanfaatkan untuk buy back memenuhi standar yang berlaku, yaitu tidak memengaruhi secara signifikan daya keuangan perseroan.

Selanjutnya saham hasil buy back ke depannya akan dialihkan sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur mengenai pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka.

Reporter: Moch Febrianto