Evaluasi Mendalam Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Pada Perdagangan Ini

Evaluasi Mendalam Pergerakan Nilai Tukar Rupiah (FOTO: NET)
Penulis: Moch Febrianto
Jumat, 24 Juli 2026 | 14:00:22 WIB

JAKARTA - Posisi nilai tukar rupiah terpantau merosot pada permulaan aktivitas pasar hari ini, Jumat (24/7/2026).

Mata uang Garuda dibuka pada posisi Rp17.972 per dolar Amerika Serikat (AS), yang menunjukkan koreksi tipis 0,20 persen bila dikomparasikan dengan penutupan transaksi Jumat pekan sebelumnya di level Rp17.936 per dolar AS.

Berdasarkan penjelasan dari sumbernya, rezim Donald Trump mengumumkan aturan bea masuk anyar sebesar 10 sampai 12,5 persen terhadap produk impor asal 60 negara mitra dagang, yang efektif berlaku mulai 24 Juli 2026.

Negara rekanan yang dinilai menunjukkan kemajuan nyata dalam memberantas praktik kerja paksa di jalur logistik mereka akan dikenai pungutan 10 persen, meliputi Indonesia, India, Kanada, Meksiko, serta Inggris.

Sementara itu, Tiongkok dan beberapa kawasan ekonomi lain bakal dikenakan bea masuk yang lebih tinggi, yakni sebesar 12,5 persen.

“Langkah tersebut diberlakukan berdasarkan Section 301 dari Trade Act, setelah tarif global sementara sebesar 10 persen sebelumnya berakhir,” ujar Andry, Jumat, 24 Juli 2026.

Sumbernya menambahkan, pengumuman ini kembali memicu keresahan seputar kenaikan ongkos impor, potensi tindakan balasan dari pihak negara mitra dagang, serta pelambatan laju perdagangan dan perekonomian global.

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan stabil di kisaran 101,5, yang ditopang oleh lonjakan minat pada instrumen safe haven serta perkiraan bahwa tekanan inflasi yang tinggi bakal mempertahankan ketatan kebijakan moneter AS.

Dalam waktu yang sama, harga minyak mentah Brent mengalami kenaikan ke posisi USD100 per barel, menyusul penyerangan kelompok Houthi terhadap kapal tanker minyak Arab Saudi di perairan Laut Merah serta pengetatan pengawasan Iran terhadap mobilitas kapal di Selat Hormuz.

Melalui berbagai situasi tersebut, sumbernya memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergeser di kisaran Rp17.886 hingga Rp17.994 per dolar AS.

“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp17.886 dan Rp17.994 per dolar AS,” imbuhnya.

Reporter: Moch Febrianto